
Surabaya – Tren olahraga padel di Surabaya berkembang sangat pesat, menjadikannya sebagai salah satu episentrum utama olahraga raket ini di Jawa Timur.
Keterlibatan sektor industri, termasuk penyedia material seperti pabrik baja dan kontraktor struktural menjadikannya memegang peran yang cukup penting dalam dunia olahraga di tanah air.
PT. Multi Colour Indah Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Mulcindo sebagai salah satu industri baja terkemuka di Indonesia juga tidak tinggal diam untuk turut serta mendukung ekosistem Padel yang ada di Kota Surabaya ini.
Menurut direktur Mulcindo Suwirja Dinata keikutsertaan Mulcindo dalam kompetisi Darmo Padel Open ini sebagai wujud nyata bahwa Mulcindo juga turut serta dalam mendukung gaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat.
Selain itu kami juga memperkenalkan salah satu produk unggulan kita DAKOTA dimana Dakota adalah salah satu merek lini produk baja ringan dan bahan bangunan dari PT Mulcindo.
Produk-produk dengan label Dakota dari Mulcindo meliputi:
• Dakota Roofing: Produk atap dinding gelombang berbahan Zinc Aluminium Coated (AZ-100) dengan ketebalan mulai dari 0,20 mm hingga 0,70 mm.
• Dakota Truss: Rangka atap baja ringan menggunakan profil emboss (seperti ukuran 76×36 dan 75×29) dengan bahan AZ-70 dan ketebalan 0,65 mm sampai 1 mm.
• Hollow Baja Ringan Dakota: Rangka plafon, partisi, pagar, dan kanopi (contoh ukuran seperti 2×4 atau 4×4) yang ringan, kuat, serta tahan karat, Lapisan Zinc Aluminum AZ-70
Kami berharap dengan ikutnya Mulcindo pada turnamen Padel semacam ini bisa membawa dampak positif bagi olahraga raket ini di Jawa Timur.
Turnamen Darmo Padel Club yang ada di Jalan Raya Darmo Permai III No. Kav. A2, Sukomanunggal, Surabaya, Tepat di sebelah Elyon Secondary School Surabaya ini berlangsung sejak Jumat tanggal 23 Oktober 2026 sampai dengan Minggu tanggal 25 Oktober 2026.info/red

Berita Lainnya
DJP Jatim I Bantu UMKM Perluas Pasar Lewat Sertifikasi Halal
EJAVEC 2026 Cara BI Jatim Perkuat Daya Saing Ekonomi Jawa Timur
KPPU Soroti Efek Jaringan dan Dominasi Platform dalam Ekonomi Digital