
Surabaya – Universitas Ciputra (UC) Surabaya membekali sekitar 100 dosen pembimbing karier sebelum mendampingi lebih dari 1.000 mahasiswa yang menjalani program magang di perusahaan nasional dan internasional.
Pembekalan melalui ICE Office (Internship, Certification & Employability) bertajuk “Transforming Workplace Experience into Professional Development: The Strategic Role of Academic Supervisors”. Kegiatan ini menghadirkan perspektif praktisi industri agar dosen memahami kebutuhan dunia kerja dan mampu menerjemahkan pengalaman magang mahasiswa menjadi proses pembelajaran.
Lebih dari 1.000 mahasiswa UC tahun ini menjalani magang di berbagai perusahaan, antara lain BCA, Avian Brands, Wings, Sido Muncul, Semen Indonesia, Ciputra Group, Apple Developer Academy, serta sejumlah jaringan hotel dan perusahaan internasional.
Head, Internship, Certification & Employability UC, Atanasius Emillio Gary Waluyohadi, S.Psi., M.Si., CPHCM., CPS., mengatakan dosen juga perlu memahami perkembangan dan kebutuhan industri. “Kalau kita ingin mahasiswa benar-benar belajar dari industri, dosen yang mendampingi juga harus terus mendengar dan memahami kebutuhan industri. Hubungan kampus dan industri tidak berhenti pada penempatan mahasiswa magang, tetapi menjadi proses belajar dua arah,” ujarnya.
Selain pembekalan dosen, UC menggelar Internship Onboarding bagi mahasiswa dengan menghadirkan praktisi industri. Mahasiswa mendapat pemahaman tentang budaya kerja, komunikasi profesional, ekspektasi perusahaan, dan tantangan saat memasuki dunia kerja.
Selama magang, mahasiswa juga menggunakan logbook untuk mencatat aktivitas yang kemudian disetujui supervisor perusahaan. Sistem tersebut membuat pengalaman kerja mahasiswa lebih terarah dan terhubung dengan capaian pembelajaran.
Vice Rector for Student Affairs, Employability, and Industry Collaboration UC, Prof. Dr. Trianggoro Wiradinata, S.T., M.Eng.Sc., menegaskan pentingnya kedekatan perguruan tinggi dengan industri. “Universitas tidak bisa hanya mengajarkan apa yang ada di dalam kelas. Kami perlu memahami apa yang sedang terjadi di dunia profesional dan membawa perspektif itu kembali ke proses pendidikan,” ujar Trianggoro.
Melalui pendekatan tersebut, UC menempatkan magang bukan sekadar kewajiban sebelum lulus, tetapi sebagai jembatan antara pembelajaran kampus, pengalaman kerja, dan kebutuhan industri. info/red

Berita Lainnya
Ratusan Ilmuwan Cilik Ditantang Pecahkan Masalah di Eksplorasi Sains di Gramedia Science Day 2026 Surabaya
Sebanyak 959 Wisudawan ke 90 UK Petra Siap Emban Nilai LIGHT
Mahasiswa Baru Universitas Ciputra Belajar Bisnis Berbasis Teknologi