27 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pesona Pantai Ngentup Malang Melalui Observasi Mahasiswa dan Capaian Komunikasi Pariwisata

53 / 100 SEO Score
Pesona Pantai Ngentup Malang
Pesona Pantai Ngentup Malang

Kabupaten Malang, Jawa Timur, seolah tidak pernah kehabisan menyuguhkan surga tersembunyi di pesisir selatannya. Salah satu destinasi yang terus mempertahankan daya tariknya di tengah gempuran modernisasi adalah Pantai Ngentup. kita akan membedah Pantai Ngentup dari tiga sudut pandang aspek sejarahnya, realitas kemajuan wisata berdasarkan observasi lapangan, serta analisis akademis dari kacamata komunikasi pariwisata.

Secara historis, Pantai Ngentup merupakan bagian dari gugusan pantai eksotis di kawasan Donomulyo, Kabupaten Malang. Nama Ngentup (yang dalam bahasa Jawa berarti menyengat) konon berakar dari cerita lokal masyarakat setempat mengenai adanya sumber air yang di cari warga tetapi penuh tantangan karena banyaknya serangga di sepanjang sumber berdasarkan cerita masa lalu, meski kini pantai ini justru dikenal karena suasananya yang relatif tenang berkat perlindungan pulau-pulau karang kecil di sekitarnya.

Sebelum dibukanya akses jalan yang memadai, Pantai Ngentup adalah permata tersembunyi yang hanya diketahui oleh warga lokal dan para petualang gigih. Berdampingan erat dengan Pantai Tamban dan Pantai Sendangbiru, Pantai Ngentup memiliki nilai historis sebagai salah satu penopang ekonomi tradisional masyarakat pesisir melalui sektor perikanan, sebelum akhirnya bersolek menjadi destinasi wisata unggulan.

Berdasarkan observasi langsung yang dilakukan oleh Raditya Ramadhan Pramudya (NIM: 1152300081), seorang mahasiswa yang meneliti perkembangan kawasan ini, Pantai Ngentup menunjukkan tren kemajuan wisata yang sangat positif dan tetap diminati oleh wisatawan lintas generasi.

Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) mengubah peta pariwisata Malang Selatan secara drastis. Wisatawan kini dapat menjangkau pantai dengan kendaraan roda dua maupun roda empat secara nyaman. Tidak seperti pantai selatan lain yang ombaknya terkenal ganas, Pantai Ngentup memiliki area tepi yang cenderung lebih aman untuk bermain air, dikelilingi tebing karang estetis, dan vegetasi hijau yang asri. Hal ini menjadikannya spot favorit untuk berkemah (camping) dan fotografi bertema alam.

Pengelolaan berbasis komunitas (Pokdarwis) setempat dinilai berhasil menjaga kebersihan dan keaslian pantai, sehingga nilai vintage dan keasrian alamnya tidak hilang oleh komersialisasi berlebih. Kemajuan yang diamati di lapangan tentu tidak lepas dari strategi manajerial dan pola komunikasi yang diterapkan oleh pihak pengelola. Menanggapi fenomena bertahannya popularitas Pantai Ngentup, Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. selaku dosen Komunikasi Pariwisata, memberikan pandangan akademisnya.

Menurut Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A., capaian yang dilakukan oleh pihak pengelola Pantai Ngentup saat ini sudah mencapai hasil yang sesuai dengan target pengembangan pariwisata berkelanjutan. Pengelola tidak hanya berfokus pada penjualan tiket masuk, melainkan berhasil membangun narasi tempat (place branding) yang kuat serta menjaga koordinasi yang harmonis antara pemerintah daerah, masyarakat, dan wisatawan melalui capaian sapta pesona. Keberhasilan mempertahankan minat pengunjung di tengah ketatnya persaingan destinasi baru menjadi bukti nyata bahwa strategi komunikasi pariwisata yang diterapkan di Pantai Ngentup telah berjalan efektif dan tepat sasaran.

Melalui perpaduan latar belakang sejarah yang kuat, pengamatan faktual di lapangan oleh Raditya Ramadhan Pramudya, serta validasi akademis dari Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A., Pantai Ngentup membuktikan dirinya sebagai destinasi yang berhasil menyelaraskan antara keindahan alam, kenyamanan wisata, dan pengelolaan yang profesional.

Penulis: Raditya

53 / 100 SEO Score