
Surabaya – – Gencarnya pemberitaan pemadan bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Timur qraga diharapkan mengantisipasi dwngan beberapa cara. Mengingat tidak adanya pemberitahuan kapan wilayah kita dapat giliran padam.
Info yang berhasil didapatkan redaksi
*Pemadaman bergilir Jawa Timur* terhitung mulai Senin 8 Juni 2026
Update Terbaru 18 Juni 2026 pukul 08.00 WIB:
1. *Status*: PLN resmi melakukan pemadaman bergilir/management beban darurat karena krisis batubara. Sistem Jamali tekor 750MW siang, 1500MW pas beban puncak malam
2. *Wilayah terdampak pemadaman bergilir*: Banten, Jabar, Jateng, DIY, *Jatim* semua Jawa kena imbas. Di Jatim yg banyak laporan: sebaran hampir seluruh Jatim
3. *Penyebab*: Stok batubara PLTU Paiton, Indramayu, Pelabuhan Ratu udah “lampu merah” cuma sisa 11-12 hari operasi. Minimal regulasi harusnya 26 hari.
4. *Durasi*: tidak blackout total, tapi padam bergilir buat jaga frekuensi biar gak mati total. Di Bogor ada yg padam siang → nyala Magrib → padam lagi malam
Cara Cek Jadwal Padam di Surabaya :
PLN tidak menyebarkan jadwal secara fix per RT, karena gilirannya dinamis. Tapi bisa cek real-time:
1. Aplikasi PLN Mobile → Menu “Pengaduan” → “Cek Padam Sekitar Saya”. Masukkin ID pelanggan, langsung muncul peta area yg padam
2. Website PLN: http://pln.co.id → Menu “Info Pemeliharaan” → pilih Jatim + Kota Malang
3. *Call Center 123* 24 jam
Sebagaimana diketahui, pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya dan Pasuruan, dalam beberapa hari terakhir disebabkan pekerjaan penguatan sistem kelistrikan yang dilakukan PLN.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aftabuddin Rijaluzzaman, mengatakan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur saat ini tengah melaksanakan pekerjaan penguatan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah layanan.
Untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan tersebut, diperlukan penghentian sementara pasokan listrik secara terbatas di sejumlah lokasi terdampak selama proses pekerjaan berlangsung,” kata Aftabuddin saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2026).
Menurut dia, penghentian sementara pasokan listrik dilakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas, masyarakat, serta keandalan sistem kelistrikan.
PLN Minta Maaf kepada Masyarakat Aftabuddin mengatakan, PLN telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman tersebut.
“Kami juga memohon dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk jajaran pemerintahan/stakeholder, agar pelaksanaan pekerjaan di lapangan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya seraya menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan proses perbaikan berjalan optimal demi menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan.
“Terkait informasi yang beredar, dapat kami sampaikan bahwa PLN sebagai pelaksana operasional saat ini berfokus pada upaya menjaga pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.. info/red

Berita Lainnya
BI Sebut Transaksi Pembayaran Digital Melonjak 36,88 Persen
Ikut Misi Dagang Pemprov Jatim, UMKM Koffiku Teken MOU dengan Buyer Asal Hongkong
Bupati Kediri Ajak Anak Muda Terjun ke Koperasi, Cegah Bahaya Pinjol dan Judol