1 August 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Positive Association Ala Pikachu: Strategi Humor Video AI Mahasiswa Entrepreneurship Komunikasi di Bazar Kampung Jepang Surabaya

56 / 100 SEO Score

WhatsApp Image 2026 06 13 at 15.39.35

Surabaya – Dalam praktik kewirausahaan, menjual produk atau jasa tidak hanya mengandalkan rasa, harga, atau lokasi. Menurut teori komunikasi pemasaran, kreativitas dalam menyampaikan pesan kepada konsumen menjadi faktor penentu utama daya tarik sebuah tenant. Konsep source credibility (kredibilitas sumber) dan message appeal (daya tarik pesan) dari teori Katz & Lazarsfeld menunjukkan bahwa tampilan visual, narasi unik, serta elemen kejutan mampu membangun persepsi positif di benak konsumen. Ketika seorang wirausaha menghadirkan sesuatu yang tidak biasa. Misalnya kolaborasi produk dengan karakter populer. Jadi pesan yang tersampaikan menjadi lebih mudah diingat (memorable), membangun rasa penasaran (curiosity), dan pada akhirnya mendorong keputusan membeli. Dengan kata lain, kreativitas dalam berjualan adalah bentuk komunikasi non-verbal yang sangat kuat. Dan hal ini persis ditunjukkan oleh mahasiswa semester 6 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada tanggal 13 Juni 2026, pukul 3 sore sampai selesai.

Kreativitas mahasiswa Komunikasi semester 6 sangat unik. Daya tarik tersendiri yang membedakan mereka dari lainnya adalah sebuah komunikasi. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mengadakan bazar di Kampung Jepang Surabaya. Para mahasiswa semester 6 yang mengisi para tenant adalah mahasiswa mata kuliah Entrepreneurship Komunikasi. Salah satu tenant sangat unik, yaitu stan 1 yang berada dekat dengan gerbang masuk, sebab dimsum berkolaborasi dengan Pokémon. Lebih tepatnya, ialah Pikachu.

Dari sisi teknik komunikasi, video lucu seperti ini memang terbukti jitu. Humor membuat orang merasa senang, dan perasaan senang itu tanpa sadar mereka hubungkan dengan produk yang dijual. Ini yang disebut sebagai positive association. Selain itu, video yang unik dan menggemaskan juga lebih mudah diingat. Pengunjung yang sudah pulang sekalipun kemungkinan besar masih kebayang dimsum yang videonya bareng Pikachu.

Apalagi, karakter Pikachu sendiri sudah punya tempat spesial di hati banyak orang, dari anak-anak hingga dewasa. Dengan menggabungkannya dalam konten video AI yang lucu, Dimsum Yabai tidak hanya menjual makanan, tetapi juga pengalaman menghibur. Konsumen merasa diajak bersenang-senang, bukan sekadar transaksi jual-beli.

Di sinilah letak inti dari praktikum Entrepreneurship Komunikasi. Bukan soal seberapa mahal hiasan tenant, tetapi seberapa pintar mahasiswa menyampaikan pesan. Dan Dimsum Yabai menjadi bukti kecil bahwa kreativitas yang dibalut komunikasi hangat dan lucu bisa mengubah stan sederhana di pinggir jalan menjadi pusat perhatian.info/red/pram

56 / 100 SEO Score