Labuan Bajo – Labuan Bajo kini telah jauh berubah menjadi lebih cantik, rapi, bersih, dan teratur. Hal ini berkat penataan yang dilakukan Kementerian PUPR, termasuk membangun kawasan pedestrian berkualitas premium.
Contohnya pada kawasan Jalan Soekarno Atas, Jalan Soekarno Bawah, dan Jalan Simpang Pede. Trotoar terbuat dari andesit (batu alam) yang dibentuk persegi dan ditata rapi, serta dilengkapi tempat sampah dan kursi untuk melihat sunset.
Trotoar juga ditanami pohon lokal seperti Sakura Flores dan Flamboyan agar hijau dan teduh, trotoar. Selain itu penerangan jalan umum berbentuk unik yang mirip dengan tongkat ranger di Pulau Komodo.
Labuan Bajo salah satu desa yang berada di kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Labuan Bajo sebelumnya adalah kelurahan sekaligus ibu kota Kecamatan Komodo dan juga ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.
Labuan Bajo dikembangkan menjadi kota strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, dan pariwisata. Kota Labuan Bajo pun tidak kalah dengan kota-kota lain di Indonesia yang menjadi tujuan wisata
Sebagai kota pelabuhan bertingkat, walau pesisir pantai tidak luas, tetapi Labuan Bajo menawarkan pemandangan dataran hijau berbukit-bukit yang sangat indah ditambah keberadaan pulau-pulau kecil tak berpenghuni yang tersebar di sekitarnya.
Labuan Bajo sebagai pusat pariwisata teramai di Flores juga titik singgah utama para wisatawan yang hendak berkunjung ke Pulau Komodo. Maka kota ini tidak ketinggalan dalam daftar paket wisata ke Pulau Komodo. Menuju Labuan Bajo dengan jalan darat, laut atau udara.info/red


Berita Lainnya
BPS sebut Inflasi Jatim Juni 2026 Sebesar 0,30 Persen Akibat Bensin dan Tiket Pesawat
Dosen UK Petra Soroti Pajak Progresif di JHT, Usul Dialihkan ke SBN Tanpa Potongan Pajak
Kemendag Rangkul Eksportir Jatim Bidik Transaksi US$16,5 Miliar di Ajang Trade Expo Indonesia ke-41