
Surabaya – Kementerian Pertanian Tiongkok menyatakan wabah flu burung kembali merebak di Provinsi Shaanxi, wilayah utara Tiongkok. Seperti dilaporkan RT, Rabu (9/6/2021), ribuan burung liar dilaporkan mati.
“Wabah baru flu burung yang sangat patogen, H5N8, telah melanda provinsi Shaanxi. Sekitar 4.249 burung liar jatuh sakit dan mati setelah virus itu menyebar di cagar alam Hongjiannao di kota Shenmu,” kata Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok.
Menurut kementerian, upaya darurat untuk mendisinfeksi daerah sekitarnya dan membuang sisa-sisa burung telah dilakukan.
Laboratorium Referensi Flu Burung Nasional mengonfirmasi bahwa wabah tersebut adalah subtipe burung liar dari influenza H5N8.
Secara total, menurut para pejabat, ada enam wabah kecil flu burung yang sangat patogen di Tiongkok pada tahun ini. Meskipun demikian, sejauh ini tidak ada yang menyebar di tingkat regional.
Wabah terbaru terjadi setelah Tiongkok melaporkan kasus pertama di dunia infeksi manusia dari jenis flu burung H10N3, pada seorang pria di kota timur Zhenjiang pekan lalu. Menurut pejabat kesehatan, pasien sejak itu telah dipulangkan dari rumah sakit.
Komisi Kesehatan Nasional negara itu menilai kemungkinan wabah skala besar dari jenis itu sebagai “sangat rendah.”info/red

Berita Lainnya
Geopark Ijen Raih Green Card UNESCO, Status Geopark Dunia Bertahan
Terjadi Penembakan di Gereja Yordania Saat Pemakaman, 6 Orang Tewas-28 Terluka
BPJS Kesehatan Surabaya Ingatkan Peserta JKN: Jangan Terburu-buru Membeli Obat saat Stok Kosong