8 June 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Tim Abdimas UNESA bersama UKM UD. JAYA ABADI Ciptakan Mesin Pembuat Kerupuk

11 / 100 SEO Score
alat kerupuk

Sidoarjo,pustakalewi.com – Desa Tlasih, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, merupakan salah satu desa yang mata pencaharian sebagian warga masyarakatnya sebagai pengusaha UKM kerupuk. Salah satu warga yang bergerak dibidang produksi kerupuk adalah Bapak M. Subhan Abadi dengan kapasitas produksi sebesar 400 kg/hari. Jenis kerupuk yang diproduksi UKM kerupuk ini antara lain kerupuk ikan, kerupuk bawang, dan kerupuk udang.

Produk kerupuk UKM milik Pak subhan ini dipasarkan di sekitar Jawa Timur hingga Jawa Barat, seperti Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Tulungagung, Blitar, Malang bahkan sampai Indramayu.

Kerupuk produk UKM UD. JAYA ABADI milik Subhan dipasarkan dalam bentuk kemasan plastik dengan berat 5 kg/kemasan. Namun usaha yang dijalankan oleh Pak Subhan masih dilakukan secara manual mengandalkan tangan, dengan kapasitas produksi 50 kg/jam. Sehingga menyebabkan keterlambatan pasokan barang kepada pelanggan, dikarenakan dalam proses produksi belum didukung dengan alat teknologi yang lebih canggih.

Untuk mengatasi masalah yang di alami usaha kecil menengah seperti yang dijalankan Pak M.Subhan Abadi ini, TIM PKM Universitas Negeri Surabaya merancang Mesin Pengaduk Adonan Bahan Baku Kerupuk Semi Otomatis Untuk Meningkatkan Produktivitas UKM Kerupuk.

Ahmad Ajib Ridlwan, S.Pd., M.SEI bersama Tim Pengabdian Masyarakat Merancang alat mesin pencampur adonan bahan krupuk yang dikopel langsung dengan reduser dan digerakkan oleh motor listrik.

Dengan mesin pencampur ini, proses pencampuran adonan bahan krupuk berlangsung sangat cepat dalam waktu 3 menit mampu mencampur adonan sebanyak ± 50 kg, atau setara 500 kg/30 menit dan mutu pencampuran adonan bahan krupuk yang dihasilkan sangat baik, rata dan kalis, sehingga mutu tampilan produk krupuk yang dihasilkan sangat baik (cerah) dan rasanya juga menjadi lebih enak. Untuk mencampur adonan krupuk sebanyak ± 25 kg sampai rata dan kalis hanya diperlukan waktu 3 menit, yang berarti 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan cara manual.

Sebelum melakukan serah terima mesin pengaduk adonan bahan kerupuk, terlebih dahulu dilakukan uji coba di Lab Manufaktur Teknik Mesin Unesa setelah teruji kemampuannya kemudian alat tersebut dikenalkan dan dicobakan Kembali untuk diterapkan di UKM kerupuk desa Tlasih, Kecamatan Tulangan, kabupaten Sidoarjo. Hasilnya sempurna jauh lebih cepat dan bagus dibandingkan mengguanakan manual.

Dengan penerapan mesin tersebut pada UKM UD. JAYA ABADI banyak sekali keuntungan yang diperoleh diantaranya: (1) Kuantitas pencampuran adonan bahan baku kerupuk meningkat tajam; (2) Kualitas pencampuran adonan bahan baku kerupuk juga lebih baik, lebih rata, dan lebih halus, (3) Tampilan fisik kerupuk yang dihasilkan lebih seragam, kelihatan jernih dan cerah; dan (4) Rasa lebih enak, tampilan lebih menarik sehingga lebih diminati oleh konsumen, (5) dan yang tak kalah penting yaitu proses produksi yang Higienis.

Tidak berhenti disitu saja, untuk memperbaiki lemahnya manajemen keuangan pada UKM kerupuk mitra, TIM PKM melakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan. Perbaikan manajemen keuangan dilakukan melalui penerapan buku kas sederhana yang mudah dipahami dan dapat dilakukan oleh pengusaha UKM kerupuk mitra.

Pengusaha harus tertib dalam mencatat besarnya modal usaha, besar hasil penjualan, besarnya keuntungan yang diperoleh, dan jumlah uang yang digunakan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari, sehingga pengusaha dapat merencanakan pengembangan UKM-nya dengan baik, lancar dan sukses.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam pembenahan manajemen UKM mitra ini telah memberikan hasil yang posistif, ditunjukkan dengan adanya perubahan manajemen keuangan yang lebih baik, dalam hal ini mitra sudah membukukan arus keuangan usaha menggunakan buku kas sederhana, yakni mencatat besarnya modal usaha, besarnya keuntungan, dan besarnya uang dari keuntungan yang diambil untuk kebutuhan keluarga.

Subhan selaku pemilik UD. JAYA ABADI yang sekaligus bertindak sebagai Mitra mengatakan dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Tim PKM dari UNESA.

“Sangat bersyukur dengan hadirnya TIM PKM dari UNESA yang membuat usahanya lebih baik dan berkembang, dan memang kegiatan seperti ini sangat diharapkan sejak dahulu”. Ujarnya

Sedangkan Ahmad Ajib, selaku Ketua TIM PKM memiliki harapan besar terhadap UKM krupuk UD. JAYA ABADI ini agar terus berkembang, maju dan dapat sukses hingga akhirnya kesejahteraan pengusaha maupun karyawan dapat meningkat.

Beliau juga menambahkan, “Karena kelangsungan hidup UKM ini mempunyai dampak sosial dan ekonomi yang langsung dapat dirasakan oleh pengusaha, karyawan dan warga masyarakat Desa Tlasih, Tulangan, Sidoarjo dan sekitarnya”. Tambahnya

Dengan adanya alat mesin yang diberikan oleh Tim PKM dari UNESA harapannya dapat membantu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya yaitu antara lain, dapat membantu memberikan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya, dapat meningkatkan kegiatan perekonomian bagi warga masyarakat di sekitarnya, merupakan media pendidikan (magang) bagi warga masyarakat sekitar/ karyawan yang berkeinginan untuk dapat melakukan usaha serupa, meransang pertumbuhan usaha kecil sejenis di sekitarnya dan dapat membantu mengurangi jumlah pengangguran. Info/red

11 / 100 SEO Score