
Yogyakarta – Pada Rabu (8/10), kegiatan kedaulatan pangan digelar dengan dukungan lintas sektor dan semangat kerja bersama. Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan optimisme bahwa program ini dapat berjalan efektif sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat kecil.
Irjen Pol Anggoro Sukartono melaporkan bahwa Polda DIY bekerja sama dengan kelompok tani memanfaatkan lahan seluas 7,5 hektare di Mapolda Baru, yang dikenal sebagai Sultan Ground, di Pirak Bulus, Godean. “Atas izin Bapak Gubernur, Sri Sultan Hamengku Buwono X, lahan ini dapat dimanfaatkan sementara untuk penanaman jagung oleh kelompok tani,” ujar Anggoro.
Selain lahan di Polda DIY, total lahan yang akan ditanami di seluruh wilayah DIY mencapai 49,8 hektare, tersebar di Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul. Program ini menjadi bukti nyata kerja sama antarinstansi dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Hingga kuartal ketiga, dari target 6.700 hektare lahan baku sawah, telah berhasil ditanami seluas 9.049 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 36.196 ton jagung. Hal ini menunjukkan bahwa strategi peningkatan produksi pangan di DIY berjalan lebih baik dari target awal. info/red

Berita Lainnya
Angkutan Barang KAI DAOP 8 Surabaya Tumbuh 8,42 Persen Pada Semester I 2026
Lumajang Berlakukan Darurat Kekeringan hingga Oktober Akibat Krisis Air Bersih
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas Ukuran 12 Kg dan Ukuran 5,5 Kg mulai 15 Juli 2026