29 April 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Selektif dalam Berteman

9 / 100 SEO Score
jeffry1

Di dalam lingkup pertemanan, tentunya kita akan menghadapi berbagai macam karakter dan sifat yang sangat beragam. Ada yang bisa kita terima dan sangat cocok sehingga dijadikan sahabat. Namun, ada juga yang hanya menjadi teman biasa.

Walaupun pertemanan atau persahabatan sudah berlangsung lama, tak bisa jadi jaminan keseluruhan karakternya akan bisa terlihat. Lambat laun, sifat aslinya akan terlihat, dan kamu harus siap jika beberapa di antaranya ternyata memberi pengaruh buruk. Bisa jadi, teman dengan karakter tersebut termasuk dalam teman toxic yang perlu diwaspadai.

Teman toxic ini akan menusukmu dengan racunnya. Mereka selalu membawa efek negatif dalam kehidupan. Mereka sering membuat kita stres, makan hati, tidak nyaman, bahkan kesal. Ia seolah menjadi racun yang merusak kebahagiaan dan kesehatan mental kita.

Dia suka menghambat semangat kinerja anda agar energi negatifnya dapat menular pada anda hingga anda ikut meraskan kesedihan yang sedang dia rasakan. Dia suka memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan palsu, tidak komitmen waktu, suka mendikte, tidak mempercayai keahlian orang lain karena sesungguhnya dia sendiri tidak mampu seperti dirimu.

Suka gosip, selalu iri dengki dengan keberhasilan orang lain, selalu memamerkan kepintarannya pada dunia sekelilingnya agar terlihat hebat. Inilah beberapa ciri menonjol orang-orang beracun.

Segera jaga, hindari, dan jangan sampai dia menguras energi positif anda.

*Catatan ringan oleh Coach Jeffry MD.

9 / 100 SEO Score