
Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dari Kelompok R-15 Subkelompok 2 mengadakan kegiatan sosialisasi dan penyerahan alat penyiram semi otomatis untuk tanaman toga di Gang Kyai Sarqi, Desa Melirang, Selasa (7/7). Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB itu dihadiri oleh Ketua PKK Desa Melirang, ibu-ibu PKK, serta warga di lingkungan sekitar.
Alat yang diserahkan berbentuk rak tanaman toga dengan tiga tingkat yang sudah dilengkapi dengan sistem penyiram di bagian paling atas. Pemakaiannya tidak rumit. Warga cukup mengisi air di wadah yang tersedia di puncak rak, kemudian air akan turun dengan sendirinya ke setiap pot yang ada di bawahnya. Rak ini dirancang bertingkat agar tidak menyita banyak lahan, sehingga bisa digunakan di pekarangan rumah yang sempit sekalipun.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan tentang cara merakit dan menggunakan alat. Mereka juga memperagakan langsung bagaimana air mengalir dari atas ke bawah agar warga lebih mudah memahaminya. Ibu-ibu yang datang terlihat serius memperhatikan. Beberapa di antaranya bahkan ikut mencoba menuangkan air dan merasakan sendiri cara kerja alat tersebut.
Ketua PKK Desa Melirang, Ibu Yuliati, mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN. “Terima kasih mbak mas, lebih memudahkan menyirami tanaman ini,” tuturnya. Menurut beliau, alat ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu yang ingin menanam toga tetapi tidak memiliki banyak waktu untuk merawatnya setiap hari.
Pramudya, perwakilan mahasiswa KKN R-15, mengatakan bahwa pembuatan alat ini berawal dari pengamatan mereka terhadap kebiasaan warga di desa tersebut. “Ilmu yang ga seberapa ini kita realisasikan menjadi alat ini bu, semoga bermanfaat,” ucapnya. Ia menjelaskan bahwa banyak warga menanam toga tetapi sering lupa atau tidak sempat menyiram karena kesibukan. Kehadiran rak otomatis ini diharapkan bisa membuat perawatan toga menjadi lebih praktis tanpa harus repot menyiram setiap pagi dan sore.
Setelah sosialisasi berakhir, rak toga tersebut secara resmi diserahkan kepada pengurus PKK. Alat ini nantinya bisa dipakai secara bergantian oleh warga di Gang Kyai Sarqi. Mahasiswa berharap alat ini dirawat dengan baik dan terus dimanfaatkan oleh masyarakat. Mereka juga berharap warga semakin rajin menanam toga di pekarangan masing-masing karena selain menyehatkan, tanaman toga juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan obat-obatan keluarga.
Kontributor: Raditya Ramadhan Pramudya
Mahasiswa KKN R-15 Sub Kelompok 2, Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik

Berita Lainnya
Mahasiswa KKN Untag Surabaya Latih Kader IPNU-IPPNU Desa Bedanten Berani Bicara di Depan Umum
UK Petra Luncurkan Drone Academy Pertama di Indonesia
Bupati Kediri Mas Dhito Sapa Murid Baru di Hari Pertama MPLS