
Bondowoso – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Golkar sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur, Pranaya Yudha, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan di kantor DPD Golkar Bondowoso. Kegiatan ini dihadiri sekitar 114 pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta pengurus partai. Sabtu (22/11/2025).
Reses kali ini tidak sekadar menyerap aspirasi, namun juga dikemas dengan pelatihan Digital Selling untuk memperkuat kemampuan pemasaran pelaku UMKM di era digital. Para peserta mempelajari strategi dasar pemasaran online, peningkatan kualitas konten, hingga cara memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan penjualan.
Melihat banyaknya UMKM yang menghadapi kendala permodalan, Pranaya Yudha menghadirkan langsung Bank UMKM Jawa Timur. Kepala cabang bank tersebut turut memaparkan berbagai skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha.
“Aspirasi teman-teman UMKM ini banyak terkait pemasaran dan permodalan. Maka kami hadirkan Bank UMKM Jawa Timur yang menawarkan program Kredit Murah dengan bunga hanya 3% per tahun,” ujar Pranaya Yudha.
Hubungan Golkar dengan Pemkab Bondowoso Terjalin Harmonis
Pada kesempatan itu, Pranaya Yudha juga menegaskan bahwa Golkar memiliki hubungan yang sangat baik dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
“Sebagai salah satu partai pengusung, hubungan kami dengan Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso berjalan sangat baik dan harmonis. Bahkan pada beberapa kegiatan terakhir keduanya selalu hadir bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, Fraksi Golkar telah mendapat arahan DPD Golkar Jatim bahwa doktrin partai adalah karya kekaryaan—bekerja bersama pemerintah, memberikan kritik konstruktif, dan menjadi mitra strategis pembangunan.
Dorong Optimalisasi Potensi Daerah dan Infrastruktur
Dalam diskusi bersama masyarakat dan pelaku UMKM, muncul banyak masukan terkait potensi lokal Bondowoso, termasuk pengembangan wisata, pertanian, hingga peningkatan infrastruktur.
“Kami terus mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan potensi Bondowoso. Mulai dari wisata, pertanian, hingga sektor ekonomi kreatif,” tegasnya.
Ia juga mengungkap bahwa dukungan pembangunan tidak hanya datang dari provinsi, tetapi juga dari DPR RI. Beberapa proyek seperti pembangunan jembatan penghubung antar desa dan peningkatan jalan desa merupakan hasil aspirasi lintas lembaga.
“Pembangunan Bondowoso membutuhkan sinergi banyak pihak. DPR RI, DPRD provinsi, hingga kabupaten memiliki peran vital untuk mendorong percepatan,” tambahnya.
Reses di DPD Golkar Bondowoso tersebut diakhiri dengan dialog interaktif, di mana UMKM menyampaikan kebutuhan secara detail dan mendapatkan respons langsung dari Pranaya Yudha dan pihak pendukung. Ia memastikan seluruh aspirasi akan dibawa ke pembahasan di DPRD Jatim dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan. info/red

Berita Lainnya
Said Abdullah Dorong Perbaikan Tata Kelola MBG agar Target Gizi Nasional Tercapai
PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Beri Pendampingan Pasien Ambiguous Genitalia ke RSKK
Bupati Kediri Mas Dhito larang Penggunaan “Sound Horeg” Saat Sahur Keliling