13 September 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pestapora 2026: Kerispatih x Sammy Simorangkir Jadi Sajian Nostalgia Hari Pertama

62 / 100 SEO Score

Pestapora

Surabaya Nostalgia bakal menjadi salah satu warna kuat di panggung Pestapora 2026. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kolaborasi Kerispatih x Sammy Simorangkir yang dijadwalkan tampil pada hari pertama festival, Jumat, 25 September 2026.

Nama Kerispatih x Sammy Simorangkir tercantum dalam lineup resmi Pestapora 2026. Mereka akan tampil bersama deretan musisi dari berbagai genre, menjadikan hari pertama festival sebagai salah satu panggung yang sarat dengan nama-nama yang punya jejak kuat di industri musik Indonesia.

Kolaborasi ini punya daya tarik tersendiri. Kerispatih dan Sammy Simorangkir bukan sekadar dua nama yang ditempatkan dalam satu panggung. Keduanya memiliki keterkaitan erat dengan lagu-lagu yang lekat dengan era kejayaan musik pop Indonesia, terutama bagi pendengar yang tumbuh pada era 2000-an.

Karena itu, penampilan mereka di Pestapora 2026 berpotensi menjadi salah satu momen nostalgia paling kuat pada hari pembuka. Terlebih, format Kerispatih x Sammy Simorangkir sejak awal memang memberi sinyal bahwa yang ditawarkan bukan sekadar penampilan biasa, melainkan kolaborasi yang mengandalkan kekuatan katalog musik dan karakter vokal Sammy.

Nostalgia Musik 2000-an

Pestapora 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 25-27 September 2026, di Gambir Expo dan Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Festival ini mengusung konsep perayaan musik lintas genre dan generasi, dengan ratusan nama yang mengisi panggung selama tiga hari.

Kerispatih x Sammy Simorangkir menjadi salah satu representasi kuat sisi nostalgia tersebut. Mereka akan berada dalam satu lineup dengan nama-nama seperti Vierratale, The Changcuters, The Adams, Shaggy Dog, Rizky Febian, Reality Club, Pee Wee Gaskins, Killing Me Inside Reunion, Ari Lasso, David Bayu hingga King Nassar.

Komposisi itu membuat hari pertama Pestapora terasa seperti perjalanan melintasi berbagai fase musik Indonesia. Penonton bisa menikmati pop, rock, ska, alternatif, dangdut hingga musik elektronik dalam satu rangkaian festival.

Di tengah keragaman tersebut, Kerispatih x Sammy Simorangkir punya modal nostalgia yang kuat. Lagu-lagu era Kerispatih bersama Sammy berpotensi membawa penonton kembali ke masa ketika musik pop dan band menjadi bagian penting dari keseharian generasi muda.

Bukan Sekadar Bernostalgia

Meski unsur nostalgia menjadi daya tarik utama, kolaborasi ini juga menarik untuk dinantikan karena Pestapora dikenal memberi ruang bagi format penampilan dan kolaborasi yang berbeda.

Namun, karena Pestapora 2026 belum berlangsung, detail mengenai daftar lagu, aransemen, durasi penampilan, maupun kemungkinan kejutan di atas panggung belum dapat dipastikan. Hal tersebut justru menjadi salah satu alasan penampilan Kerispatih x Sammy Simorangkir menarik untuk ditunggu.

Yang jelas, kehadiran mereka memperkuat karakter Pestapora sebagai festival yang mempertemukan lintas generasi. Penonton yang mengikuti perjalanan Kerispatih sejak era awal bisa bernostalgia, sementara generasi yang lebih muda berkesempatan menikmati kembali lagu-lagu yang membentuk salah satu periode penting musik pop Indonesia.

Kerispatih x Sammy Simorangkir pun berpotensi menjadi salah satu magnet Day 1 Pestapora 2026. Jika nostalgia menjadi salah satu bahasa paling kuat dalam musik, panggung mereka nanti punya semua modal untuk menghidupkan kembali kenangan tersebut—dengan kemasan festival yang lebih besar dan penonton lintas generasi.

Pestapora 2026 akhirnya bukan hanya soal siapa yang tampil, tetapi bagaimana satu panggung bisa mempertemukan kembali lagu, kenangan, dan generasi. Kerispatih x Sammy Simorangkir punya kesempatan menjadi salah satu titik emosional paling kuat pada hari pertama pesta musik tersebut. info/red

62 / 100 SEO Score