
Surabaya – Tari Naga atau Liang Liong ini diatraksikan dua tim dari Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Jatim yang lolos dalam Kejuaraan Provinsi dan mewakili Jatim di Kejurnas Barongsai di Yogyakarta pada 7 Oktober 2022.
Kejurprov Barongsai Jatim digelar di ITC Mega Grosir Surabaya selama 2 hari, yakni 24 dan 25 September 2022, diikuti 180 atlet dari 11 Pengkot Pengkab se Jatim.
Antusias masyarakat melihat pertunjukan barongsai dan tari naga atau liang liong sangat tinggi. Terbukti selama kejuaraan berlangsung selalu padat penonton, bahkan mereka tak beranjak pergi hingga acara selesai.
Pertunjukan tari naga yang atraktif selalu memukau penonton. Tari naga dimainkan dengan atraktif oleh banyak orang yang harus kompak mengusung tongkat.
Penari terdepan yang bertindak mengangkat, menyorong dan mengibaskan kepala naga dengan gerakan bak ular besar meliuk liuk.
Konon, tari naga dipercaya membawa keberuntungan dengan watak kebajikan dan menjadi lambang kekuasaan kaisar di masa lalu.
Menurut sejarah, tari naga berasal dari zaman Dinasti Han tahun 180-230 SM. Masyarakat sangat mempercayai naga yang kala itu bagian dari budaya petani di masa panen. Juga mencegah penyakit.
Tari Naga makin populer pada masa Dinasti Sung (960-1279 M) di mana acara ini telah menjadi sebuah kebudayaan rakyat dan, seperti barongsai, sering tampil di perayaan-perayaan yang meriah, dilansir dari Wikipedia.
Liang Liong sebuah karya budaya dan tradisi masyarakat Tionghoa yang penting serta tersebar ke seluruh dunia. Tari naga menjadi pertunjukan seni melambangkan datangnya keberuntungan dan kemakmuran.
Tari naga pun dipertandingkan tak hanya tingkat daerah tapi juga internasional. Info/red

Berita Lainnya
YELLO Hotel Jemursari Hadirkan Aktivitas Hangout Baru Mahjong 24 Jam
Tumbler Kecil, Perubahan Besar untuk Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya
KKI 2026 Dorong UMKM Bangkit, Puluhan UMKM Binaan BI Jatim Ikut Pameran