5 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya Rayakan Festival Dongzhi

57 / 100 SEO Score

IMG 20231222 WA0044 800x445 1

Surabaya – Sembahyang Ronde atau Festival Dongzhi (冬至节 Dong Zhi Jie) adalah tradisi yang dirayakan di musim dingin. Hari Wedang Ronde ini, biasanya jatuh pada akhir bulan Desember, dimana siang terpendek dan malam terpanjang di belahan bumi utara.

Festival Dongzhi salah satu perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa. Mereka mengadakan kegiatan sembahyang, kumpul keluarga, dan menyantap kuliner khas.

Sebagaimana yang dilakukan Perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya juga menggelar perayaan Dongzhi, tepat pukul 11 siang, di Gedung HTK Jl. Slompretan No 58 Surabaya, Jumat 22 Desember 2023.

Acara diawali dengan sembahyang bersama dipimpin Jayapranata Ketua Perkumpulan HTK, diikuti para pengurus dan anggota secara khidmat, hingga selesai.

Sembahyang dilakukan di depan altar yang terdapat aneka makanan minuman sesajian. Protokoler acara sembahyang dibacakan oleh Wakil Ketua Hasan. Pembacaan Mantra 1 Dewa Naga oleh Layarta. Pembacaan Mantra 2 Leluhur oleh Alie Handojo.

Jayapranata Ketua Perkumpulan HTK menyampaikan tradisi ini merupakan turun temurun dari leluhur yang harus dilestarikan anak cucu.

“Kami mengucapkan Selamat Hari Ronde, Selamat Hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, semoga semakin sukses. Kami juga berharap Pemilu mendatang bisa berjalan lancar dan damai,” harap Jayapranata di sela acara.

Demikian pula Ani Tjendrawati Ketua Divisi Peranan Wanita Perkumpulan HTK mengucapkan selamat Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.

“Selamat Hari Ibu untuk semua ibu di Indonesia,” kata Ani Tjendrawati.

Selesai sembahyang bersama, pengurus menghidangkan aneka makanan khas Hakka.

Elisa Christina Ketua Pelaksana Harian Perkumpulan HTK menjelaskan bahwa dalam tradisi sembahyang yang dilaksanakan masyarakat Tionghoa adalah Ceng Beng dan Ronde.

“Setiap perayaan Ronde ini ada hidangan khas yang disajikan di Perkumpulan HTK yakni menu Huangjiu Yangrou (黄酒羊肉) atau daging kambing arak kuning. Tapi kami juga menyajikan hidangan lain seperti mie, kaki babi, tahu udang, bakwan, siomay dan ronde kacang,” jelas Elisa sambil menunjukkan beragam hidangan tersebut.

Beberapa menu utama dimasak langsung oleh Didik juru masak di dapur gedung HTK. Didik mengungkapkan semua bahan segar dan sehat dengan bumbu rempah-rempah.

“Khusus hidangan Huangjiu Yangrou ini menghabiskan 15 kg daging kambing untuk satu panci besar,” ujarnya.

Hidangan yang disajikan merupakan donasi dari para pengurus. Di antaranya; sajian ikan gurami & buah dari Ani Tjendrawati. Huewan & kue dari Yenny Indahwati. Bakmi dan kaki babi dari Meliana Darmadji. Ronde dari Variawati Humanto. Siomay dari Lidya W.

Adapun para pengurus yang hadir di antaranya; Jayapranata, Oei Tik Bing, Hasan, Lie Wiliani, Elisa Christina, Hadi S Winarlim, H Karyono, Oenadjie, Ani Tjendrawati, Dewi Lestari, Kisworo, Ganice Budihartono, Variawati Humanto, Koepianto, Harry Koestoha, Alip Wongsodihardjo, Layarta, Alie Handojo, Benny Syaiful, Lucia Theresia, dll. Info/red

57 / 100 SEO Score