18 August 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Perkuat Ketahanan Pangan, Jokowi Targetkan Bangun 17 Bendungan

12 / 100 SEO Score
Jokowi bendungan

Surabaya – Ketahanan pangan membutuhkan suplai air dan air itu akan ada kalau memiliki sebanyak-banyaknya bendungan agar bisa menyediakan suplai air secara kontinu dan berkelanjutan. Demi memperkuat ketahanan pangan, sampai Desember nanti, pemerintah akan dan sudah menyelesaikan pembangunan 17 bendungan.

Demikian penggalan sambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika meresmikan Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng di Bendungan Paselloreng, Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (09/09/2021).

“Dan, kita harapkan dengan bendungan, bendungan, bendungan yang ada ini, sekali lagi, ketahanan pangan kita akan bisa kita perkuat dan kita tingkatkan,” ujarnya dalam siaran di YouTube Sekretariat Presiden

Menurut Presiden, bendungan Paselloreng tergolong sangat besar. Dengan kapasitas daya tampung 138 juta meter kubik, bendungan ini memiliki luas genangan mencapai 1.258 hektare dan mampu mengairi sawah seluas 8.500 hektare. 

Yang istimewa, bendungan ini sudah dilengkapi dengan Bendung Irigasi Gilireng yang akan sangat bermanfaat untuk mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional. 

“Sehingga, kita harapkan dengan suplai air yang ada akan meningkatkan frekuensi tanam yang mungkin satu (kali), bisa jadi tiga atau dua (kali). Sehingga, meningkatkan produktivitas lahan serta akhirnya bisa kita harapkan meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkap  Presiden pula.

Menurut Presiden, bendungan ini juga bermanfaat untuk ketahanan air, bisa mereduksi banjir Sungai Gilireng. “Ini 489 meter kubik per detik, dan menyediakan air baku 145 liter per detik yang akan melayani enam kecamatan di Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Menariknya lagi, Bendungan Paselloreng juga bisa berfungsi untuk konservasi, daerah konservasi yang dapat dimanfaatkan untuk pariwisata dan memberikan alternatif pendapatan baru bagi masyarakat. 

Bendungan Paselloreng, yang dibangun (sejak) tahun 2015 dengan menelan biaya Rp771 miliar ini kini sudah selesai dan siap difungsikan. 

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, siang hari ini saya nyatakan diresmikan,” ucap Presiden menandai peresmian Bendungan  Paselloreng dengan menarik tuas roda pintu air dan menandatangani prasasti. 

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Sekretaris Kabinet (Setkab) Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Wajo Amran Mahmud.

Masih 9 Bendungan Lagi

Informasi dari Setkab, berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bendungan Paselloreng  merupakan bendungan ke-8 yang telah diselesaikan pemerintah dan diresmikan Presiden Jokowi. 

Sebelumnya, pada 14 Februari Kepala Negara meresmikan Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim). Infrastruktur bendungan pertama yang diresmikan Presiden di tahun 2021 ini memiliki kapasitas mencapai 8,68 juta meter kubik dan dapat mengairi irigasi lahan pertanian seluas 600 hektare.

Selanjutnya, selang beberapa hari, pada 18 Februari 2021, Presiden meresmikan Bendungan Tapin yang terletak di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Infrastruktur ini memiliki kapasitas 56,77 juta meter kubik serta mampu menyediakan irigasi untuk 5.472 hektare lahan. 

Masih di bulan yang sama, tepatnya 23 Februari 2021, Kepala Negara meresmikan Bendungan Napun Gete, di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bendungan yang terletak di Kabupaten Sikka ini mempunyai kapasitas tampung 11,22 juta meter kubik dan mampu menyuplai irigasi untuk 300 hektare sawah di sekitar. 

Kemudian pada bulan Maret 2021, Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Sindangheula yang berlokasi di Kabupaten Serang, Banten. Bendungan yang diresmikan pada tanggal 4 Maret tersebut memiliki kapasitas mencapai 9,30 juta meter kubik dan ditargetkan dapat memberikan manfaat irigasi terhadap 1.289 hektare sawah yang ada di Banten. 

Selanjutnya, di penghujung bulan Kemerdekaan RI, tepatnya tanggal 31 Agustus, Kepala Negara meresmikan Bendungan Kuningan yang terletak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Jabar). Bendungan yang memiliki kapasitas tampung sebesar 25,90 juta meter kubik ini akan menyuplai air irigasi secara kontinu bagi 3.000 hektare areal sawah masyarakat yang berada di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon di Jabar hingga Kabupaten Brebes di Jawa Tengah (Jateng). 

Infrastruktur ke-6 adalah Bendungan Way Sekampung, yang berlokasi di salah satu provinsi lumbung pangan nasional, tepatnya di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Bendungan yang diresmikan pada tanggal 2 September ini memiliki kapasitas tampung sebesar 68 juta meter kubik dan dapat mengairi 55 ribu hektare daerah irigasi yang ada saat ini ditambah dengan 17.500 hektare areal pertanian baru. 

Selanjutnya, bendungan ke-7 yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di tahun ini adalah Bendungan Bendo yang berlokasi di Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Infrastruktur yang diresmikan pada 7 September 2021 ini memiliki kapasitas sebesar 43 juta meter kubik dan akan menyuplai air irigasi untuk 7.800 hektare areal pertanian. 

Ditambah dengan Bendungan Paselloreng yang diresmikan Presiden Jokowi, Kamis (09/09/2021) kemarin maka total terdapat delapan infrastruktur bendungan yang telah diresmikan Presiden Jokowi, dan masih menyisakan sembilan bendungan lainnya. 

Adapun sembilan bendungan lainnya yang akan diresmikan tersebut adalah sebagai berikut: 

1. Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulsel; 

2.  Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

3. Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara yang direncanakan akan diresmikan pada bulan Oktober. 

4  Bendungan Ciawi, di Kabupaten Bogor, Jabar.

5. Bendungan Sukamahi, di Kabupaten Bogor, Jabar.

6. Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek, Jatim yang akan diresmikan pada November 2021. 

7. Bendungan Gongseng di Kabupaten Bojonegoro, Jatim.

8. Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri, Jateng.

9. Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur, Lampung yang ditargetkan akan diresmikan pada penghujung tahun 2021. Info/red

12 / 100 SEO Score