
Surabaya – Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) di Surabaya Mr. Ye Su, mengunjungi Klenteng Boen Bio Surabaya, Selasa, 7 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh pengurus klenteng serta tokoh masyarakat Tionghoa Surabaya.
Dalam kunjungan tersebut, pengurus Klenteng Boen Bio menjelaskan sejarah pendirian Boen Bio sebagai salah satu klenteng tertua sekaligus cagar budaya di Surabaya. Sejumlah prasasti yang ada di tembok ruang dalam klenteng ditunjukkan kepada Konjen Ye Su sebagai bukti perjalanan panjang Boen Bio dalam menjaga nilai budaya dan spiritual masyarakat Tionghoa.
Konjen Ye Su juga meninjau ruang kelas kegiatan pendidikan anak usia dini di KB-TK Tripusaka yang berada di lantai satu Graha Boen Bio. Konjen Ye Su mengapresiasi peran Boen Bio yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah Konghucu, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, kebudayaan, serta ruang perjumpaan lintas agama dan suku.
Suasana kunjungan semakin akrab ketika Konjen Ye Su memperagakan keahliannya menulis shufa, seni kaligrafi Tiongkok yang indah dan bermakna. Aksi tersebut menarik perhatian para pengurus dan tamu undangan, sekaligus menjadi simbol kedekatan budaya dan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.
Ketua Klenteng Boen Bio, Bapak Michael Agusta, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Konjen RRT di Surabaya. Beliau mengatakan Konjen Ye Su tertarik datang, karena Boen Bio memiliki sejarah panjang dan merasa terharu melihat masyarakat Surabaya mampu menjaga adat, budaya Tionghoa, serta kebhinekaan dan kerukunan antarumat beragama.
Sementara itu, Konjen Ye Su menyampaikan kekagumannya terhadap Boen Bio yang dinilai memiliki makna penting bagi warga Surabaya. Beliau berharap pengurus kelenteng dapat menjalin kerja sama dengan Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, khususnya di bidang kebudayaan, serta terus berperan sebagai jembatan persahabatan Indonesia–Tiongkok.
Menurutnya, Boen Bio juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya bagi wisatawan Tiongkok karena sejarah Konghucu di Indonesia berakar kuat di klenteng tersebut.
Dalam kesempatan itu, Konjen Ye Su turut menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh seluruh pengurus dan tokoh masyarakat Tionghoa Surabaya.
Sejumlah tokoh Tionghoa yang hadir, selain pengurus Boen Bio, di antaranya; Bapak Heru Budihartono, Bapak Budi HS, Bapak Iwan Go, Bapak Gatot Seger Santoso, Bapak Rasmono Sudarjo, Bapak Adi Setiago, Ibu Variawaty Humanto, Bapak Awi, Bapak Oei Tjing Yen, dan lainnya. Mereka mengapresiasi kehadiran Konjen Ye Su yang meski baru menjabat, dinilai cepat membangun kedekatan dengan masyarakat. info/red

Berita Lainnya
BMW Astra Hadirkan Diler Dengan Konsep Retail Next di Mampang
KAI Mulai Jual Tiket Mudik Lebaran 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Pameran Ke-6 “The Magic of Colours” Perupa Wanita Jawa Timur 2026