
Medan, Pustakalewi.com – Ikatan Alumni Perguruan Kristen Immanuel Medan Pusat (IAPKIMP) menyelenggarakan perayaan Natal dan disambung dengan pelantikan pengurus IAPKIM periode 2024-2026 pada Sabtu, 18 Januari 2025 di Tiara Convention Center, Kota Medan, Sumatera Utara.
Perayaan Natal kali ini mengambil tema “Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri”. (1 Petrus 5:2).
Ketua Umum IAPKIMP periode 2024-2026 Brigjend Pol. Drs. Toga H. Panjaitan dalam sambutannya menyampaikan bahwa perlu adanya kepedulian dan kasih terhadap mereka yang sangat membutuhkan, secara khusus Perguruan Kristen Immanuel.
Ketua panitia acara, Ir. Egbert Pakpahan, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu rangkaian acara yang dikemas selama kurang lebih enam jam ini. Kehadiran persatuan orang tua murid, ibu dan bapak guru purna bakti, bapak ibu guru yang masih aktif, anak-anak didik yang masih aktif disebutnya telah membantu menghidupkan suasana natal kali ini.
“Kita harus koreksi diri, murid kita sekarang jauh menurun di tingkat TK, SD, SMP, SMA. Target tahun depan kita naik 100 orang, harus bahu-membahu, jika tidak sekolah ini akan terdiskualifikasi,” ujar Brigjend Pol. Toga Panjaitan sembari mengajak seluruh alumni untuk ikut bergotongroyong.
Sementara itu dalam khotbahnya, Pdt. Daniel T.A. Harahap, menyinggung tentang persekutuan sosial yang berisi nilai-nilai sosial dan ikatan luhur. Tidak selalu tempat aktualisasi diri kita hanya berpikir melulu tentang uang dan keuntungan. Ada tempat-tempat seperti IAPKIMP ini yang berorientasi sosial dan bisa meneladani nilai-nilai hidup dari teladan Yesus.
“Agar kita mengikut Yesus, mengimitasi, mencontoh Dia. Membanjir hidup kita dengan teladan, nilai luhur yang selalu memancar dari hati dan segenap hidup-Nya,” ujar Pdt. Daniel.
(Nono Pras/Redaksi)


Berita Lainnya
Hadir di SRMA 21 Surabaya Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
Ratusan Siswa di Tembok Dukuh dari 12 Sekolah di Surabaya Alami Gejala Keracunan Karena MBG
Tak Bersyarat dan Tak Berbatas: Kasih Tuhan Dirasakan Penuh oleh Jemaat Disabilitas PEWARIS GKJW MD Surabaya Timur 1