13 June 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pengusaha Ritel Khawatir Dampaknya sampai PHK Boikot Produk Pro Israel

Ilustrasi

Surabaya – Adanya gerakan boikot terhadap produk yang dianggap pro terhadap Israel, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) langsung mengambil langkah antisipatif mengurangi dampak tersebut.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengungkapkan, saat ini pihaknya terus melakukan konsolidasi untuk memberikan penjelasan kepada seluruh masyarakat di Tanah Air.

“Tentunya kami saat ini sedang berkonsolidasi untuk memberikan penjelasan-penjelasan kepada konsumen,” ungkap Roy dalam siaran Market Reveiw di IDX Channel, Selasa (14/11/2023).

Tentu, kata Roy, Aprindo mendukung gerakan perdamaian untuk kemanusian, namun perkara ekonomi juga harus menjadi perhatian.

Di mana masyarakat berharap lapangan kerja semakin terbuka dan semakin banyak anak bangsa yang punya kesempatan untuk bekerja, namun jika terjadi pengurangan transaksi di konsumsi maka akan berdampak buruk bagi para pelaku usaha.

“Otomatis akan ada PHK, dan itu memberi dampak kepada kesulitan lagi dan inilah yang kita musti ke depankan,” ujarnya.

Sebelumnya sejumlah aksi boikot terhadap produk yang dianggap pro terhadap Israel menggema di media sosial baik di Tanah Air maupun secara global. Hal itu buntut dari adanya agresi militer yang dilakukan oleh Israel ke wilayah Gaza di Palestina dan telah menelan ribuan korban jiwa. Info/red