
Surabaya – Para pedagang Pasar Keputran Selatan, Kota Surabaya, mulai menempati Tempat Penampungan Sementara (TPS) sejak Rabu (17/12) lalu dilanjutkan dengan pembongkaran hari berikutnya.
Pemindahan pedagang dilakukan seiring rencana pembongkaran total bangunan lama Pasar Keputran Selatan. Pasar tersebut akan dirobohkan sebelum dibangun kembali dengan konsep yang lebih tertata dan modern, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pasar tradisional di Surabaya.
Direktur Utama PD Pasar Surya Agus Priyo mengatakan, pembongkaran pasar harus melalui proses lelang karena Pasar Keputran Selatan merupakan aset milik pemerintah daerah.
“Karena ini aset daerah, proses pembongkarannya wajib melalui lelang. Pemenangnya sudah ditetapkan dan pekerjaannya mulai berjalan,” kata Agus dalam keterangannya, Jumat (19/12/2025).
Proses ini diperkirakan memakan waktu sekitar 25 hari dan ditargetkan selesai pada pertengahan Januari 2026, atau sekitar 12 Januari.
Selama pembongkaran berlangsung, seluruh aktivitas jual beli dialihkan ke TPS yang telah disiapkan. Untuk menjaga keselamatan pedagang dan masyarakat, area sekitar lokasi pembongkaran akan dipasang pengaman berupa anyaman bambu agar aktivitas bongkar bangunan tidak mengganggu lingkungan sekitar.
Pengamanan serupa juga akan diterapkan saat proyek revitalisasi dimulai. PD Pasar Surya memastikan seluruh tahapan dikerjakan sesuai prosedur, dengan kenyamanan pedagang sebagai prioritas utama selama masa transisi.
Usai pembongkaran, PD Pasar Surya akan kembali membuka lelang, baik untuk pelaksana proyek revitalisasi maupun pengawas pekerjaan.
Revitalisasi Pasar Keputran Selatan dirancang dengan konsep pasar tradisional semi-modern. Pasar tetap mempertahankan karakter tradisional, namun ditata lebih bersih, rapi, dan nyaman, serta didukung sistem pengelolaan yang lebih modern.
Pembangunan pasar baru direncanakan mulai 2026 dengan struktur setinggi 1,5 lantai. Bangunan akan terdiri dari satu lantai utama dan tambahan dua lantai yang tidak dibangun penuh, menyesuaikan fungsi dan kebutuhan pasar.
Untuk proyek ini, PD Pasar Surya mengalokasikan anggaran sekitar Rp9–10 miliar. Dana tersebut ditujukan untuk peningkatan fasilitas pasar agar lebih layak, aman, dan menarik bagi pedagang maupun pembeli.
Pemkot Surabaya berharap revitalisasi ini mampu menjadikan Pasar Keputran Selatan sebagai pasar rakyat yang lebih representatif, berdaya saing, dan tetap menjadi penggerak ekonomi warga sekitar. info/red

Berita Lainnya
BPJS Kesehatan Klaim Program JKN Makin Kuat Tembus 282,7 juta Jiwa Total Penduduk Indonesia
Tiket Konser Guns N’ Roses Jakarta 2026 Resmi Dijual Hari Ini
Aston Sidoarjo Hadirkan Coffee Series di Kayana Restaurant