1 November 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Malam Horor dan Budaya Jepang: Kemeriahan “Yokai” Halloween Party 2026 di Merci Cafe Sidoarjo

58 / 100 SEO Score

IMG 20261101 WA0012

Surabaya – Halloween adalah perayaan pada 31 Oktober, malam sebelum Hari Semua Orang Kudus (All Hallows’ Day). Asalnya terkait tradisi Celtic Samhain dan pengaruh Kristen, lalu berkembang di Amerika Serikat menjadi perayaan populer. Tradisinya antara lain: memakai kostum, trick-or-treat, labu jack-o’-lantern, dekorasi bernuansa horor, pesta, dan cerita hantu. Saat ini Halloween lebih banyak bersifat budaya dan komersial, bukan kewajiban agama, dan populer di banyak negara meski bukan tradisi asli Indonesia.

Salah satu Cafe di Sidoarjo, Meci Cafe menghadirkan event Halloween party 2026 pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026 dari siang sampai malam. Nama event tersebut adalah Yokai .Namun tema besar ialah Hyakki Yagyo, acara ini menjanjikan rangkaian hiburan seharian penuh yang memadukan nuansa horor, cosplay, dan budaya populer Jepang.

Berdasarkan rundown yang diunggah melalui akun Instagram @chujitsu.id, acara akan dibuka pada pukul 13.30 WIB. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Queenin, sesi Comedy Cosplay bertema Linkin Fujin, serta penampilan dari Delumiere dan Slowbloomworks. Suasana semakin meriah dengan adanya Mini Games pada pukul 15.25 WIB yang dilanjutkan dengan Kompetisi Coswalk.

Selama kompetisi crosswalk, terlihat berbagai jenis karakter cosplay yang memadukan unsur horor, budaya pop Jepang, dan fantasi sesuai tema acara. Dari sisi kiri, hadir karakter bertema dark fantasy dengan pedang dan sosok bertopeng horor, disusul oleh pengguna armor logam penuh bergaya Tokusatsu atau mecha. Di bagian tengah, terdapat cosplayer bertema budaya Jepang dan Yokai, seperti sosok berjubah dengan payung merah (wagasa), siswi sekolah (seifuku) bertelinga hewan (kitsune), serta karakter Oni (iblis) bercat wajah putih dengan tanduk. Sementara di sisi kanan, terdapat karakter bergaya tactical/military dengan masker gas dan replika senjata, serta beberapa peserta yang tampil dengan gaya anime, gothic, dan kasual seperti seragam sekolah dan gaun hitam.

Secara keseluruhan, setiap cosplayer menunjukkan style terbaik mereka termasuk desain dan detail kostum yang sangat bagus, sehingga berhasil menghidupkan suasana acara dengan sangat memukau.

Kemudian ada pertunjukan team modern dance dari “Ego-is”. Anggota -anggota team tersebut Echo, May, dan Lesty. Lagu penutup yang dihadirkan ialah, “I want to live”. “Lagu tersebut untuk hidup di Indonesia yang mengalami bencana kebakaran hutan,” Katanya May.

Setelah break time, Deluna menghadirkan modern dance dari Jepang dan sing a song. Selain lagu yang dinyanyikan berupa kalem, ada juga lagu Rock.

Secara keseluruhan, setiap cosplayer menunjukkan style terbaik mereka termasuk desain dan detail kostum yang sangat bagus, sehingga berhasil menghidupkan suasana acara dengan sangat memukau. Acara Halloween Party 2026 yang bertajuk “Yokai” ini sendiri terselenggara berkat kerja sama yang apik antara Merci Kafe dan Hana Kafe. Selain itu ada lagi kafe-kafe sekitar itu. Bahkan hotel dari Bogor bekerja sama dengan Merci kafe. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan ke depannya akan semakin banyak acara kreatif lintas komunitas yang dapat mewadahi minat dan bakat para penggemar budaya populer Jepang. Selamat merayakan Halloween 2026, semoga semangat trick-or-treat dan kreativitas yang luar biasa ini terus membawa keceriaan bagi kita semua! Info/red/pram

58 / 100 SEO Score