9 January 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Mahasiswa Untag Surabaya Hadirkan Inovasi Alat Cuci Tangan Otomatis di Wisata Sky Park Hill

58 / 100 SEO Score

inovasi mahasiswa untag

Surabaya – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menunjukkan peran aktif dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa yang dilaksanakan pada Kamis (8/1).

Bertempat di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, kegiatan ini menghadirkan inovasi alat cuci tangan otomatis sebagai upaya meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan di kawasan wisata.

Kegiatan ini didampingi oleh Naufal Abdillah, S.Kom., M.Kom dan dilaksanakan oleh empat mahasiswa lintas program studi, yakni Junifer Yofan Liewindo (Teknik Informatika), Muhammad Wildan Hidayat Putra (Sistem Teknologi dan Informasi), Pingkan Anggita Chiki Maharani (Sastra Jepang), serta Wahyu Agung Prayogo (Teknik Informatika).

Mitra sasaran program ini adalah pengelola Sky Park Hill, destinasi wisata kuliner yang terletak di kaki Gunung Penanggungan. Sky Park Hill dikenal dengan konsep wisata alam yang menyajikan pemandangan pegunungan serta hidangan khas Bali dan olahan berbahan baku lokal, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar.

Permasalahan yang dihadapi mitra adalah fasilitas cuci tangan yang masih manual dan harus disentuh secara bergantian oleh pengunjung. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menjadi media penyebaran kuman dan bakteri, terutama di lokasi wisata yang ramai.

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa Untag Surabaya merancang alat cuci tangan otomatis tanpa sentuhan. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan standar kebersihan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung Sky Park Hill.

Pengelola Sky Park Hill, Nanang Adi S, menyambut baik kehadiran alat tersebut. Ia menyampaikan, sangat terbantu dengan adanya alat cuci tangan otomatis ini.

“Selain lebih higienis, alat ini juga memberikan kenyamanan bagi pengunjung karena tidak perlu menyentuh kran secara langsung,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Desa Kedungudi, H. Dul Mukti. “Kami menerima alat ini dengan senang hati dan berharap dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan desa. Program seperti ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. “Kami berharap alat cuci tangan otomatis ini dapat digunakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif jangka panjang, baik bagi warga desa maupun pengunjung Sky Park Hill,” tambahnya.

Melalui inovasi sederhana namun tepat guna ini, mahasiswa Untag Surabaya membuktikan bahwa peran akademisi tidak hanya terbatas pada kegiatan di kampus, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. info/red

58 / 100 SEO Score