20 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kolaborasi Menabung Air Foundation & Maesa Group Wujudkan Desa Berketahanan Iklim di Ponorogo

59 / 100 SEO Score

MAF event di Ponorogo

Ponorogo – Menabung Air Foundation (MAF) bersama mitra utamanya, Maesa Group, resmi meluncurkan program Desa Menabung Air di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Program yang berlangsung Agustus–November 2025 ini bertujuan mendorong konservasi air, pengelolaan sampah organik, dan penguatan kapasitas masyarakat menuju desa yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Acara peresmian di Balai Desa Ngunut dihadiri oleh Asisten 1 Bidang Kesra dan Pemerintahan – Bambang Suhendro, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo – Marjono, Tim Adiwiyata Lingkungan Kab – Katenan, Kepala Desa Ngunut – Siti Kotijah, Camat Babadan beserta Kapolsek & Danramil, tokoh lingkungan, akademisi, serta masyarakat setempat.

Ketua Menabung Air Foundation, Yulia Ayu Srikanthi, menjelaskan bahwa Desa Menabung Air memiliki tiga fokus utama:

1. Edukasi – meningkatkan kesadaran warga tentang konservasi air dan pengelolaan sampah organik.

2. Implementasi – pembangunan 1.000 lubang resapan biopori (LRB) dan 5 sumur resapan sebagai langkah konkret mengurangi genangan air, menjaga kelembaban tanah, dan memproses sampah organik menjadi kompos.

3. Pembentukan kader desa – menciptakan kader lingkungan yang terlatih untuk memastikan keberlanjutan program jangka panjang.

“Harapan kami, Desa Ngunut menjadi percontohan Desa Berketahanan Iklim di Ponorogo, sekaligus mendukung program Desa Hebat yang digalakkan oleh Bupati Ponorogi Sugiri Sancoko,” kata Yulia.

Sementara itu CEO Maesa Group, Bobby Wibowo, menegaskan bahwa dukungan terhadap Desa Menabung Air adalah bagian dari komitmen CSR perusahaan yang fokus pada keberlanjutan sumber daya air.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di industri berbasis air, kami ingin kontribusi ini membawa dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat. Air adalah aset masa depan yang harus kita jaga bersama,” ujar Bobby.

Maesa Group berperan menyediakan pendanaan, dukungan teknis, dan SDM agar pesan konservasi air menjangkau lebih banyak pihak.

Selain Maesa Group, program ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Dinas Lingkungan Hidup, mitra akademisi dari IPB Bogor dan Universitas Ciputra Surabaya. Kolaborasi ini mencakup pelatihan, penyediaan media edukasi, hingga monitoring dan evaluasi.

Dengan semangat gotong royong, Desa Ngunut diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun ketahanan iklim dan mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. info/red

59 / 100 SEO Score