
Surabaya – Makanan khas Canton yang biasanya disajikan diatas keranjang kukusan atau lebih dikenal dengan Dimsum cukup popular di Indonesia. Makanan yang biasa disajikan sebagai makanan pembuka di Tionghoa ini, paling enak disantap pada saat sarapan, dijadikan makanan kecil pada siang dan malam hari.
Pada awalnya dimsum memang dibuat dari daging babi dan udang dengan beragam bentuk dan olahan. Namun, semakin populernya dimsum ke berbagai negara membuat setiap negara memiliki kreasi sendiri dengan mengubah daging babi menjadi daging ayam atau seafood seperti udang.

Meski begitu, dimsum non halal pun masih banyak dicari dan dapat dinikmati di beberapa restoran. Namun jika malas makan di restoran, gerai Ta Cai KDS di Food Galaxi, Galaxi Mall 3 ini dapat menjadi pilihan Dimsum Swekiaw Babi dari KDS Cantonese Restaurant yang legendaris.
“Kami sengaja hadir di Food Galaxi, Galaxi Mall 3 untuk para penikmat Dimsum yang ingin makan Swekiaw Babi. Karena biasanya Swekiaw Babi hanya disajikan di restoran Chinese food,” ungkap Owner Ta Cai KDS, Sian Che Ling.

Tak hanya Swekiaw Babi, tenant Ta Cai KDS juga memiliki aneka pilihan Dimsum halal lainnya seperti Liu Sha Pao (Bapao Pasir Emas, bapao dengan isian telur asin), Shao Tiao Pao (Bapao Panjang Umur, bapau berbentuk buah persik dengan isian saos srikaya), Hakau Udang, Siomay, Kaki Ayam dan Lumpia Udang.
info/red

Berita Lainnya
THE RIFT BAR & LOUNGE “BROMO MIXOLOGY COMPETITION 2026” Mengangkat Kreativitas Mixologist Indonesia di Atas Awan Bromo
Sambut Libur Sekolah, Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang Hadirkan Paket Edukatif “BreakFarmcation”
The Southern Hotel Surabaya dan NGO Australia Peduli ODHA Beri Edukasi dan Bantuan Sosial