
Malang – Jumlah kendaraan yang masuk dan keluar tol di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih fluktuatif, selama tiga hari arus mudik Lebaran 2025. Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, memperkirakan akan ada pembatasan kendaraan angkutan sumbu tiga.
“Tiga hari ini dari arah arah tol secara periodik di update berapa jumlah kendaraan yang masuk dan keluar. Kondisinya masih naik turun, belum menunjukkan signifikan. Nanti ada pembatasan roda kendaraan angkut (sumbu 3) mungkin nanti ada perubahan,” katanya saat meninjau Posyan, Rabu, 26 Maret 2025.
Polres Malang sendiri menyiapkan pos pelayanan (posyan) terintegrasi untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2025 di Exit Tol Singosari, Kabupaten Malang. Posyan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), ambulans, hingga command center untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung.
“Ada 200 titik CCTV yang bisa kami pantau dan itu terus, nanti akan bekerja sama dengan berbagai pihak sehingga semakin banyak yang bisa terpantau,” tuturnya.
Danang juga berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang segera memiliki command center yang terintegrasi dengan layanan 112. Dengan demikian, penanganan kejadian di lapangan dapat dilakukan dengan lebih cepat.
“Di polres ada command center, harapannya di pemkab juga bisa segera terwujud. Pemkab ada 112, semua bisa tekoneksi jadi satu sehingga bisa semakin cepat,” ujarnya.
Untuk layanan 110, Danang mengatakan bahwa layanan tersebut berada di Mapolres Malang. Dari sana, petugas dapat memberikan informasi perkembangan layanan mudik dan menghubungi langsung masing-masing pos, termasuk memantau CCTV untuk melihat jalur padat dan posisi personel.
“Jadi kalau ada kendala di lokasi tersebut bisa langsung ditindaklanjuti,” tegasnya. info/red

Berita Lainnya
Mudik Lebaran Polda Jatim Dirikan 238 Pos Pengamanan Mudik di Titik Strategis
Polri Kembali Lakukan Mutasi 54 Personel, Bagian Penyegaran dan Pembinaan Karier
Indonesia Bakal Miliki Kapal Induk Pertama, Giuseppe Garibaldi Ditarget Tiba Sebelum HUT TNI 2026