
Surabaya – Starvision dan Karuna Pictures menggelar nonton bareng (nobar) film “DOPAMIN” dengan pemeran utama film tersebut, yakni Angga Yunanda (Malik) dan Shenina Cinnamo (Alya) di Tunjungan Plaza III Surabaya , Minggu 16 November 2025.
Acara nobar ini dihadirkan spesial dengan suasana yang hangat dan interaktif. Para penonton tidak hanya menonton film, tetapi juga berkesempatan berdialog dengan beberapa cast termasuk Angga Yunanda dan Andri Mashad
Film Dopamin yang tayang perdana 13 November 2025 itu menampilkan kisah pasangan muda Malik (Angga Yunanda) dan Alya (Shenina Cinnamon) yang baru saja menikah. Namun, keduanya dilanda kesulitan ekonomi sejak Malik terkena PHK.
Malik, yang baru saja pulang wawancara kerja terkena musibah saat ban mobilnya pecah di tengah hujan deras. Tiba-tiba, orang asing yang tak dikenal menghampiri dan memberi tumpangan pulang.
Sang tamu asing itu pun menginap di rumah Malik dan Alya. Pagi hari, Malik dan Alya syok menemukan tamunya terbujur kaku dengan jarum suntik di tangan, meninggalkan sekoper uang milyaran yang mengubah kehidupan pasangan muda ini!
Film Dopamin tak hanya menampilkan drama romansa klasik namun membawa sentuhan segar dengan tema romantic survival drama!
Mengikuti kehidupan dua pasangan muda yang baru menikah dan terhimpit kesulitan ekonomi.
Film ini membawa tema universal dengan sentuhan segar yang akan membawa penonton seperti di wahana roller coaster.
Film Dopamin memiliki tema yang sangat dekat dengan banyak penonton. Bagaimana pasangan muda yang baru menikah menghadapi kesulitan ekonomi.
Teddy Soeria Atmadja membungkus permasalahan ini dengan sudut pandang yang baru. Karakter Malik dan Alya juga menjadi representasi yang bisa kita ambil pelajaran untuk saling memberi dan saling membangun sebagai pasangan. Apa yang akan kamu lakukan untuk kebahagiaan pasanganmu?” ujar produser Chand Parwez Servia dalam keterangan tertulis yang diterima terkini.id.
Dalam produksi film Dopamin, Teddy Soeria Atmadja juga menerapkan syuting sehat. Dengan durasi produksi 28 hari, syuting tak lebih dari 12 jam dalam sehari dan semuanya berjalan secara efektif dan efisien dalam suasana kekeluargaan.
“Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon memberikan energi yang memudahkan dalam produksi film ini. Sebagai pasangan suami-istri di dunia nyata, mereka merefleksikan karakter Malik dan Alya menjadi lebih hidup dan memiliki dimensi yang dibutuhkan secara kreatif dari cerita film ini. info/red

Berita Lainnya
DoubleTree by Hilton Surabaya Siapkan Tema Spesial di Natal Hingga Perayaan Tahun Baru 2026
BCA CitraLand Marathon 2025 Hadirkan 5.500 Pelari
Kokoon Hotel Surabaya Gelar “Tree Lighting Ceremony” Sambut Natal Bersama Anak-anak Panti Asuhan LKSA Immanuel