29 April 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Duet Airlangga-Anies (AA) Gabungan Kekuatan Massa Parpol Dan Non-parpol

9 / 100 SEO Score
Airlangga Rafiq

Jakarta – Pasangan Airlangga Hartarto dan Anies Rasyid Baswedan atau disingkat AA atau juga Double A, bisa juga A Kuadrat diyakini dapat memenangkan Pemilu Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang karena memiliki keunggulan yang teruji dan saling melengkapi.

Keyakinan itu ditegaskan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Farabi El Fouz A Rafiq.

“Saya optimistis sekali kalau Pak Airlangga Hartarto (AH) menggandeng Pak Anies Baswedan maka akan bisa memenangkan Pilpres mendatang,” ujarnya di Kantor DPD II Partai Golkar Kota Depok, di Grand Depok City, Senin (29/11/2021).

Menurut Farabi El Fouz A Rafiq ini, Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto sejatinya memiliki pasukan darat yang kuat mulai dari Sabang hingga Merauke, juga dari Pulau Miangas hingga Pulau Rote melalui jejaring Partai Golkar dan organisasi Hasta Karya dari Kosgoro 1957, Ormas MKGR, SOKSI, AMPI, MDI, Al Hidayah, Satkar Ulama, HWK maupun sayap pemuda yakni AMPG dan sayap perempuan KPPG. Termasuk juga elemen dari pengusaha, kalangan agama, UMKM, teknokrat, milenial dan lainnya.

Sebagai satu-satunya Capres yang akan diusung oleh Partai Golkar, figur Airlangga, jelas Farabi, juga akan bulat didukung oleh partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Karena hampir dipastikan tidak akan ada konvensi Capres dari Partai Golkar,” tegas Farabi yang juga berprofesi dokter spesialis anak ini.

Putra pedangdut legendaris, almarhum A. Rafiq ini melihat, figur Airlangga merupakan teladan yang jujur dan bersih atau tepatnya on the right track sehingga sulit untuk diserang dengan kampanye hitam oleh lawan-lawan politiknya.

“Karena sudah menjadi kebiasaan di kehidupan politik kita, kita dapati kalau ada capres yang potensial dan memiliki aset dukungan politik yang kuat dari partai besar dan solid, seringkali diserang dengan black campaign dengan tujuan menjegalnya,” kata Farabi.

Kader muda Beringin ini menyebut jejak rekam Menko Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Maju ini tak perlu diragukan lagi, saat menjadi Legislator Senayan beberapa periode, Ketua Komisi di bidang ekonomi DPR RI, sebagai menteri di Kabinet Jokowi periode pertama dan kedua ini hingga dipercaya sebagai komandan Penanganan Covid-19 sebagai Ketua KPCPEN (Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) yang berhasil mendapatkan amanah dan tanggung jawab yang tidak ringan dari Presiden Joko Widodo.

Farabi mengungkapkan kerja-kerja konkret dan karya untuk bangsa yang dilakoni Ketum Airlangga terbukti dan teruji karena sarat portofolio di pemerintahan dan parlemen. Memiliki pengalaman sebagai Menteri selama dua periode dan terbukti mampu menyelamatkan Indonesia dari badai resesi yang menghantui pada masa pandemi Covid-19 adalah nilai plus dan strategis yang belum bisa dikerjakan tokoh lain.

“Dan rakyat akan melihat keberhasilan Pemerintahan Jokowi beserta jajarannya ini tak lepas dari kinerja dan tangan dingin AH sebagai Menko Perekonomian sehingga sangat cocok untuk menjadi suksesornya,” ujar kakak kandung dari Ketum Ormas Bapera Fahd A Rafiq ini.

Di sisi lain, Farabi juga meyakini kalangan milenial yang akan merajai jumlah pemilih dalam gelaran Pilpres tetapi masih alergi dengan partai politik, pada saatnya akan menjatuhkan pilihan pada figur alternatif.

“Mereka akan merasa nyaman dengan tokoh-tokoh independen seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Oleh sebab itulah, jika akhirnya Ketum Airlangga berduet dengan Anies maka pasangan ini akan menjadi duet yang sangat berpeluang memenangkan Pilpres yang akan datang karena menggabungkan kekuatan massa parpol dan non-parpol,” ujarnya sembari menambahkan bahwa dirinya juga tidak menutup kemungkinan jika AH memilih calon lainnya seperti Ganjar Pranowo, Khofifah Indar Parawansa, atau Ridwan Kamil.

Terpenting, Farabi menekankan, sebagai komandan Partai Golkar di Kota Depok, pihaknya menunggu keputusan dari DPP Golkar dan DPD I Golkar Provinsi Jawa Barat mengenai calon pendamping Ketum AH.

“Kami patuh atas fatsoen politik yang digariskan DPP Partai Golkar terhadap apapun keputusan partai dan berkewajiban memberi masukan yang sebaik-baiknya berdasarkan suara dari akar rumput,” ucap Farabi El Fouz A Rafiq. Info/red

9 / 100 SEO Score