
Pustakalewi.com – Beasiswa untuk penghafal kitab suci 2023 di Surabaya memasuki babak baru. Dinas Pendidikan Surabaya (Dispendik) merilis nama-nama calon penerima beasiswa dan berhak maju ke tahap selanjutnya.
Kepala Dispendik Yusuf Masruh mengatakan, tahun ini, kuota penerima beasiswa penghafal kitab suci bertambah jika dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini, dispendik membuka kuota untuk 1.317 anak. Pada 2022, kuotanya hanya 1.212 anak.
”Pengumuman di tahap pertama ini disampaikan di website dispendik.surabaya.go.id,” ujar Yusuf Masruh.
Pada tahap pertama, seleksi administrasi yang dimulai sejak 2 hingga 30 Januari menetapkan dua ribu anak yang lolos. Yang paling banyak di kuota agama Islam (kitab suci Alquran). Totalnya, 1.578 anak.
Kemudian, untuk kitab suci agama Kristen 1.120 anak. Lalu, Katolik 423 anak, Hindu 185 anak, Budha 98 anak, dan Konghucu 32 anak. Untuk jenjang SMP kelas IX, Yusuf menyebutkan, pemberian durasi beasiswanya berbeda. Hanya empat bulan. Mulai Maret hingga Juni. Karena mereka melanjutkan studi di jenjang SMA/sederajat.
Bagi penerima beasiswa khusus kelas VI SD, seleksi SMP bisa menggunakan jalur prestasi. Yusuf mengimbau agar masyarakat memanfaatkan program beasiswa tersebut.
”Nominal beasiswa atau bantuan pendidikannya Rp 500 ribu per bulan,” ujar Yusuf Masruh, mantan Sekretaris BPD Linmas itu.
Jika sesuai rencana, proses seleksi berlangsung Januari hingga Februari. Pada 20 Februari pengumuman hasil seleksi. Selain menambahkan kuota penerima, dispendik juga mempermudah persyaratan bagi calon pendaftar.
Hal itu menurut dia, bertujuan untuk meningkatkan minat para calon penerima beasiswa. Tahun ini, peserta cukup melampirkan kartu keluarga (KK). Berbeda dengan tahun lalu, pendaftar diminta mengunggah surat pernyataan dari sekolah, surat keterangan jumlah hafalan, dan disertai foto diri. Info/red

Berita Lainnya
Terpilih Jadi Ketum MUKI Sortaman Saragih Ungguli Jannus Hutapea
MUNAS III MUKI Berlangsung Damai, dr. Sortaman Saragih MARS Terpilih sebagai Ketua Umum
Jelang MUNAS III MUKI di Jakarta, DPW MUKI Jatim Bertemu Gubernur Jatim