
Surabaya – Kehadiran La’eeb sebagai maskot Piala Dunia 2022 berhasil menarik perhatian publik. Bentuknya yang unik, menggambarkan pakaian masyarakat Arab, yaitu ghutrah atau kefiyyeh yang berupa penutup kepala dan biasa dipakai oleh masyarakat setempat. Beberapa orang juga mengatakan jika La’eeb mirip seperti sosok hantu menggemaskan, Casper.
Sementara itu, adanya maksot resmi memang sudah menjadi ciri khas dalam Piala Dunia FIFA. Peranannya begitu penting untuk menjadi elemen menarik yang menginterpretasikan setiap negara penyelanggara kompetisi.
Selain mempromosikan kompetisi dan menghibur penonton, maskot juga berfungsi untuk penggunaan secara ekstensif oleh Afiliasi Komersial Piala Dunia FIFA demi kepentingan program lisensi dan merchandising. Banyak orang yang memiliki merchandise dengan bentuk maskot ini dalam berbagai bentuk, bisa gantungan kunci, boneka, dan lain – lain.
Maskot resmi pertama diperkenalkan pada Piala Dunia FIFA 1966. Perhelatan yang digelar di Inggris kala itu melahirkan maskot berwujud singa yang mengenakan kostum Union Jack. Diberi nama Willie, maskot itu juga menjadi subjek lagu Piala Dunia tahun tersebut, dengan judul “World Cup Willie (Where in this World are We Going)” dibawakan Lonnie Donegan.
Semenjak itulah tren maskot terus digunakan pada gelaran Piala Dunia tahun – tahun berikutnya. Tentunya dengan wujudnya yang selalu berbeda – beda.
Bentuk hewan kerap kali dipilih menjadi maskot, seperti macan tutul, armadillo dan serigala Siberia. Negara terakhir yang memilih karakter selain hewan adalah Jepang pada Piala Dunia 2002.
Negara tersebut menciptakan tiga makhluk rekaan yang dikenal dengan nama Ato, Kaz dan Nik. Mereka tergabung dalam tim “Atmoball”. Lalu muncul lah La’eeb, maskot terlahir bukan dari hewan melanjutkan maskot Jepang.
Berikut adalah daftar maskot resmi Piala Dunia sejak 1966 hingga 2022:
– 1966 Inggris – Willie (seekor singa)
– 1970 Meksiko – Juanito (seorang bocah laki-laki)
– 1974 Jerman Barat – Tip and Tap (dua anak laki-laki)
– 1978 Argentina – Gauchito (seorang pemain sepak bola)
– 1982 Spain – Naranjito (jeruk)
– 1986 Meksiko – Pique (cabai) – 1990 Italia – Ciao (sebuah figur stik) – 1994 Amerika Serikat – Striker (seekor anjing)
– 1998 Prancis – Footix (seekor ayam)
– 2002 Korea/Japan – Spheriks (Spheriks)
– 2006 Germany – GOLEO VI (lion)
– 2010 Afrika Selatan – Zakumi (macan tutul)
– 2014 Brasil – Fuleco (armadillo)
– 2018 Rusia – Zabivaka (serigala Siberia)
– 2022 Qatar – La’eeb (ghutra)
Sejauh ini, karakter maskot mana yang menjadi favorit kalian? info/red

Berita Lainnya
Barcelona FC Lolos ke Final Piala Super Spanyol Usai Gilas Athletic Club
Pemkab Kediri Tahun 2026 Kucurkan Rp58,5 Miliar untuk Pembangunan Stadion
Berikut Alasan Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro