
Surabaya – Kota Surabaya masih banyak rumah tidak layak huni dibandingkan kota dan kabupaten lain di Jawa Timur. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, hanya 55,91 persen rumah tangga di Surabaya yang menempati rumah layak huni.
“Artinya, hampir separuh penduduk Kota Pahlawan masih tinggal di hunian yang belum memenuhi standar kelayakan,” kata Kepala BPS Jawa Timur Zulkipli dalam keterangan tertulis, Senin (28/7/2025).
Ia mengatakan, banyaknya rumah tidak layak huni di ibukota Provinsi Jawa Timur ada beberapa penyebab yang mempengaruhi. Salah satunya, sempitnya lahan dan tingginya harga tanah.
Hal itu berdampak pada terbatasnya ruang per kapita, yang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian rumah layak huni.
“Luas lahan yang terbatas menyebabkan banyak rumah tidak memenuhi syarat minimal, terutama dalam hal luas lantai per orang,” ujarnya.
Tak hanya Kota Surabaya, dari data hingga 2024, sebanyak 73,40 persen rumah tangga sudah memiliki akses terhadap rumah yang memenuhi kriteria kelayakan huni. Angka itu naik dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski begitu, masih ada sekitar 26,6 persen rumah tangga yang belum mendapatkan akses tersebut.
“Artinya, dari setiap 100 rumah tangga, masih ada sekitar 26 hingga 27 yang tinggal di rumah tidak layak,” ungkapnya.
Secara umum, rumah layak huni lebih banyak ditemukan di wilayah perkotaan ketimbang pedesaan. Namun, masih ada disparitas cukup besar antar daerah.
Kabupaten Bangkalan menjadi satu-satunya wilayah yang mencatat persentase rumah tidak layak huni di atas 50 persen. Sekitar 58 hingga 59 dari setiap 100 rumah tangga di Bangkalan belum tinggal di rumah yang layak.
Di sisi lain, ada 19 kabupaten/kota yang berhasil mencatat angka rumah layak huni di atas 80 persen. Sebagian besar berasal dari kota-kota kecil dan kabupaten yang relatif berkembang, seperti Kota Blitar, Kota Madiun, Kota Batu, Kabupaten Sidoarjo, Ponorogo, Tulungagung, hingga Magetan dan Mojokerto. info/red

Berita Lainnya
BRI Region 12 Surabaya Berbagi Paket Sembako ke Masyarakat Sekitar
Premier Place Hotel Ajak Lansia Griya Wreda Berbuka Bersama
Buka Puasa Bersama Muspika dan Tokoh Lintas Iman, GPIB Pelangi Kasih Lawang Teguhkan Toleransi