13 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Bimbingan Teknis BPKAD Provinsi Jawa Timur: Langkah Strategis Meningkatkan Profesionalisme ASN

55 / 100 SEO Score

IMG 20260521 WA00051

Surabaya — Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Dalam mewujudkan hal tersebut, kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi faktor utama yang tidak dapat diabaikan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Timur adalah melalui pelaksanaan program bimbingan teknis (bimtek) bagi CPNS maupun aparatur pemerintah daerah.

Melalui kegiatan bimtek yang dipublikasikan pada akun Instagram resmi BPKAD Provinsi Jawa Timur, terlihat bahwa materi yang diberikan berfokus pada peningkatan kompetensi aparatur dalam bidang pengelolaan keuangan daerah, kedisiplinan kerja, pemahaman regulasi, serta penguatan profesionalisme ASN. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan aparatur yang mampu bekerja sesuai tuntutan birokrasi modern.

“Saya menilai bahwa pelaksanaan bimtek tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pengelolaan keuangan daerah bukan hanya berkaitan dengan administrasi anggaran semata, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral dan profesional dalam mengelola keuangan negara secara transparan dan tepat sasaran. Oleh karena itu, materi yang diberikan dalam bimtek seperti tata kelola keuangan daerah, etika ASN, manajemen administrasi pemerintahan, hingga penguatan integritas menjadi sangat relevan untuk membentuk aparatur yang kompeten dan berintegritas.” Ucap Nesya Mahasiswi Administrasi Negara Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

 

Selain itu, kegiatan bimtek juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi para CPNS untuk memahami budaya kerja birokrasi pemerintahan. Dalam dunia administrasi publik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. ASN yang memahami prosedur kerja, regulasi, dan tanggung jawabnya dengan baik tentu akan mampu menjalankan tugas secara lebih efektif dan profesional.

“Saya juga melihat bahwa kegiatan seperti ini mencerminkan upaya pemerintah dalam menerapkan prinsip good governance. Dengan adanya pembinaan dan pelatihan yang berkelanjutan, pemerintah daerah dapat menciptakan aparatur yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, regulasi, dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Hal ini penting karena tantangan birokrasi saat ini tidak hanya membutuhkan kemampuan administratif, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan inovatif.” Ucap Nesya selaku mahasiswi serta panitia yang mengikuti bimbingan teknis

Melalui program bimbingan teknis yang dilaksanakan oleh BPKAD Provinsi Jawa Timur, diharapkan lahir aparatur sipil negara yang tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pelayanan publik yang tinggi. Sebab pada akhirnya, kualitas birokrasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.

Oleh: Nesya Vista Wibowo, Mahasiswi Administrasi Negara Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

55 / 100 SEO Score