6 October 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Korban Luka dan Belasan Ruko Terdampak

53 / 100 SEO Score

Ledakan Pakuwon City

Surabaya – Ledakan dahsyat mengguncang Klaster Komersial San Antonio, Pakuwon City, Surabaya. Lima orang terluka, sementara belasan ruko di sekitar lokasi terdampak hingga kaca-kacanya pecah. LayananHukum Surabaya

Ledakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa (6/10/2026). Lokasi ledakan berada di salah satu ruko yang menjadi Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan ledakan terjadi saat koki sedang memasak. Sebelum ledakan, koki sempat mencium bau gas.

“Tadi sekitar pukul 07.00 ketika koki sedang memasak, memang sempat mencium bau gas. Kemudian dalam sekejap terjadi semacam ledakan,” kata Luthfie di lokasi.

Menurut Luthfie, ledakan awal diduga berasal dari selang LPG 50 kilogram dan kemudian merembet ke dua tabung LPG lainnya.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebut alarm LPG sempat berbunyi sebelum ledakan. Namun, karyawan tidak sempat menyelamatkan diri karena kejadian berlangsung sangat cepat.

Lima orang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Empat korban laki-laki dan satu perempuan telah dilarikan ke RS Haji Surabaya.

“Kemudian untuk korban, saat ini ada empat korban laki-laki, kemudian satu korban perempuan. Sudah dirawat di Rumah Sakit Haji,” ujar Luthfie.

Ketua Tim Ops Kedaruratan BPBD Surabaya Arif mengatakan pihaknya menerima laporan ledakan sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan memastikan adanya ledakan serta korban luka.

Kelima korban disebut dalam kondisi sadar dengan luka pada bagian tangan, kaki, dan wajah.

Belasan Ruko Terdampak

Ledakan menyebabkan ruko sumber ledakan mengalami kerusakan paling parah. Bangunan bercat kombinasi kuning dan hijau tersebut diketahui merupakan Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi.

Tia, pegawai ruko di sebelah lokasi, mengatakan ledakan berasal dari area rumah makan tersebut.

“Dari warung Sri Dewi itu loh, Mbak. Kejadiannya awalnya di situ,” kata Tia.

Menurut Tia, saat kejadian dirinya sedang memasak di ruko tempatnya bekerja. Ia mendengar ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas.

Pantauan di lokasi, kaca sejumlah ruko di sekitar lokasi pecah. Dampak ledakan juga terlihat pada bangunan di sisi kanan, kiri, hingga seberang ruko sumber ledakan.

Sejumlah petugas kepolisian, INAFIS, Gegana, dan pemadam kebakaran dikerahkan. Tim Gegana juga masuk ke ruko lokasi ledakan untuk melakukan pemeriksaan.

Garis polisi dipasang di sekitar lokasi. Jalan Kalisari Utara di kawasan San Antonio juga ditutup sementara untuk proses penanganan.

Hingga kini, kepolisian dan BPBD masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan. Dugaan kebocoran LPG masih didalami petugas. info/red

53 / 100 SEO Score