
Surabaya – Tak hanya dilaporkan ke Polda Jatim, Wakil Wali Kota Armuji juga sempat dikatakan penipu oleh pemilik perusahaan.
Perkataan tidak mengenakkan ini diterima Armuji saat melakukan sidak ke perusahaan di kawasan Margomulyo Surabaya.
Saat itu, Armuji berusaha menghubungi pemilik perusahaan. Bukan sambutan atau dibukaan pagar agar masuk justru ucapan tidak pantas oleh soerang perempuan di dalam telepon yang diduga bernama Jan Hwa Diana, pemilik perusahaa.
“Urusannya apa. Mau waki wali kota atau apa. Siapapun kalau ada keluhan ke polisi saja. Saya tidak kenal sampean, sampean penipuan, sampean penipuan, saya gak kenal, sori ya sori,” kata wanita di dalma telepon yang kemudian menutup sambungan teleponnya.
Bahkan sebelum sambung telepon dengan seorang wanita yang mengatakan Wakil Wali Kota seorang penipu.
Armuji sempat menelpon seorang pria bernama Hendy yang diduga suami dari Jan Hwa Diana.
“Saya Wakil Wali Kota, bapak yang punya perusahaan CV Sentosa Seal, tolong dibukain, saya mau masuk,” ucap Armuji saat berkomunikasi melalui sambungan telepon.
Namun terdengar ucapan tidak mengenakkan dari sambungan telepon. “Sampean iki ojok ngawur (anda jangan sembarangan),” kata pria yang dihubungi Armuji.
Usai sidak ke perusahaan tempat warga yang mengadu ke Armuji. Pemilik perusahaan yang juga sempat di telepon serta menuduh Wakil Wali Kota sebagai penipu justru melaporkan Armuji ke Polda Jatim pada Kamis (10/4) kemarin.
Adapun pasal yang disangkakan pemilik perusahaan kepada Wakil Wali Kota Surabaya Armuji yakni Pasal 45 ayat 4 Junto Pasal 27A UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Armuji Bakal Lapor Balik
Wakil Wali Kota Armuji akan melaporkan baik pengusaha yang melaporkan dirinya ke Polda Jatim.
“Pasti akan saya laporkan balik. Karena sudah mengatakan saya sebagai seorang penipu,” kata Armuji saat dikonfirmasi media Jumat (11/4/2025).
Kapan akan dilaporkan? Armuji mengaku akan melaporkan balik pada minggu depan karena saat ini, dirinya sedang ada urusan di Jakarta.
“Buktinya sudah jelas, anda dan warga Surabaya yang menonton sosial media saya juga tahu. Minggu depan akan lapor, sekarang saya masih di Jakarta,” ungkapnya dengan nada kesal.
Armuji juga meminta kepada simpatisan serta warga Surabaya untuk tetap menahan diri tidak perlu ikut emosi atau melakukan tindakan diluar batas terhadap ucapan tidak enak kepada dirinya.
“Saya berpesan ke warga, tetap bersifat profesional, sabar, tahan emosi. Tidak apa apa saya dilaporkan, saya dihina. Semua warga punya hak untuk melaporkan saya, tapi semua juga melihat saya datang dengan baik-baik, bicara baik-baik serta memintanya dengan baik-baik,” lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Armuji dilaporkan seorang pengusaha yang mempunyai perusahaan di kawasan Margomulyo bernama Han Jua Diana ke Polda Jatim dengan sangkaan pasal UU ITE.
Pelaporan terhadap Armuji sendiri berawal dari aduan seorang warga yang bekerja di perusahaan di kawasan Margomulyo karena ijazahnya ditahan saat hendak keluar dari perusahaan.
Armuji pun mendatangi perusahaan tersebut tetapi pagar perusahaan tertutup rapat hingga akhirnya politisi PDIP ini berhasil menghubungi pemilik perusahaan namun mendapat ucapan tidak pantas yang dilontarkan ke Armuji. Pemilik perusahaan menduuh Armuji sebagai seorang penipu. info/red

Berita Lainnya
Pemkab dan DPRD Kediri Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
BRI Jemursari Surabaya Kolaborasi dengan Ditres PPA dan PPO Polda Jatim
Berikut Daftar 88 Negara Bebas Visa untuk Paspor Indonesia