
Banjarmasin – Presiden RI Joko Widodo naik kendaraan taktis (rantis) P6 ATAV V1 milik Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat menuju Jembatan Sei Alalak dari RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh, Kota Banjarmasin, (21/10/21).
Presiden duduk di kursi depan, sementara Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno turut di kursi baris kedua.
Setelah meresmikan Jembatan Sei Alalak, Presiden kembali menaiki rantis untuk menjajal jembatan. Kali ini giliran Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina yang turut serta naik rantis.
Jembatan Sei Alalak menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala menuju Provinsi Kalimantan Tengah. Kawasan ini terkenal kemacetannya terutama setelah Jalan Lingkar Utara yang kondisinya rusak parah pasca diterjang banjir.
Kepala Negara mengungkapkan, jembatan yang dibangun dengan dana sebesar Rp278 miliar ini menggunakan teknologi tinggi dan tahan gempa serta diperkirakan mampu bertahan hingga 100 tahun.
Presiden berharap kehadiran jembatan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalsel, memperlancar arus transportasi antardaerah, mengefisienkan biaya logistik hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah sekitarnya serta menciptakan sentra-sentra ekonomi baru. Info/red

Berita Lainnya
Bank Jatim Kerjasama Bareng KAI Wisata Perkuat Layanan Nasabah Prioritas
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Ada Yang Harganya Capai Rp 25 Ribu/Liter
Diskon Listrik 50 Persen PLN Hadir Lagi di April 2026