
Surabaya – Kampung Jepang Surabaya terletak di Surabaya Barat, tepatnya di daerah Manukan. Dulunya kampung ini tampak biasa saja, tapi kini menyimpan pesona yang unik dan menarik. Warga setempat dengan penuh semangat dan kebersamaan menghiasi desa mereka dengan nuansa khas Jepang, salah satunya ialah gerbang pilar merah dengan tulisan Jepang.
Pada 13 Juni 2026, pukul 15.00 Kampung Jepang diadakan acara cosplay Anime atau pakaian Jepang,(Japan Style). Event-event tersebut akan dilaksanakan pada 13 Juni 2026. Selain mahasiswa Ilmu Komunikasi MICE terlibat, ada mahasiswa komunikasi kelas Entrepreneurship, mahasiswa jurusan Bisnis, dan sekolah-sekolah yang terlibat. Para mahasiswa Enterpreneurship komunikasi sangat menarik dengan settingan tempat dengan kampung Jepang. Mereka menghiasi para tenant yang menarik masing-masing.
Beberapa usaha berupa jasa dan barang dari Mahasiswa Enterpreneurship komunikasi, terdiri dari;
1. Macn cheese, sar kuwut dan es
2. Dimsum dan Kopi Susu Gula An Kalcer
3. Yabai Dimsum
4. Yakult tea & Rujak petis madura
5. Pentol Bakar Shibuya.
6. Es BUAH-HAHA
7. Photobooth
8. Cincau Maniaa
9. Minuman Matcha Depan
10. JapoBooth
11. Meatball Mentai with Katsuobus
12. MatchaBin (Gabin Fla Matcha)
13. Dorayaki Sando
14. CHICI (Mochi & Cireng Curry)
15. chicken katsu & dimsum bitebo
16. Pentol Kriwil
Dari deretan tenant yang tersedia, kreativitas hiasan menjadi kunci utama yang membedakan satu stan dengan stan lainnya. Tidak cukup hanya menyajikan produk bernuansa Jepang seperti MatchaBin, Dorayaki Sando, hingga Pentol Bakar Shibuya, para mahasiswa Entrepreneurship Komunikasi dan peserta lainnya berlomba-lomba menghias stan mereka dengan elemen estetik khas Jepang—mulai dari noren (tirai kain), lentera kertas (chochin), bendera nobori bertuliskan kanji, hingga properti daruma dan maskot anime.
Beberapa tenant seperti JapoBooth dan Photobooth bahkan menghadirkan sudut instagramable dengan pagoda mini dan pohon sakura sintetis. Hiasan-hiasan tersebut tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menciptakan pengalaman berbelanja yang imersif, seolah pengunjung sedang berjalan di matsuri Jepang.
Konsumen pun tertarik tidak hanya karena rasa, melainkan karena suguhan visual yang unik dan photogenic, membuktikan bahwa dalam event bertema Jepang, dekorasi yang kreatif mampu mengubah tenant kecil menjadi pusat perhatian dan meningkatkan daya jual secara signifikan. info/red/pram

Berita Lainnya
Terpilih Jadi Ketum MUKI Sortaman Saragih Ungguli Jannus Hutapea
MUNAS III MUKI Berlangsung Damai, dr. Sortaman Saragih MARS Terpilih sebagai Ketua Umum
Jelang MUNAS III MUKI di Jakarta, DPW MUKI Jatim Bertemu Gubernur Jatim