
Surabaya Kota Ketiga: Nobar Seru Bareng Pemain “Kafir: Gerbang Sukma” Sebelum Sehari Resmi Tayang
Surabaya – Sebuah cuplikan dari film “Kafir: Gerbang Sukma” (2026) yang merupakan sekuel dan melanjutkan alur cerita “Kafir: Bersekutu dengan Setan” (2018) akan ditayangkan di Royal Plaza, Surabaya. Beberapa artis pemain turut serta menonton bersama para penonton pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Mereka terdiri dari Putri Ayudia, Nadya Arina, dan Asha Assuncao. Keseruan nonton bareng dan film ini akan dimulai pukul 16.30.
Kisah ini berawal dari tragedi yang memilukan. Sri dipaksa untuk membangun kehidupan baru setelah suaminya, Herman, tewas secara tragis akibat santet. Selama delapan tahun, ia berjuang mati-matian untuk menemukan kedamaian dan melindungi anak semata wayangnya, Dina. Perlahan-lahan, kehidupan baru mulai terbentuk. Andi, saudara Sri, juga telah membangun bahteranya sendiri bersama Rani.
Namun, kedamaian yang susah payah diperjuangkan itu akhirnya runtuh. Panggilan pilu dari sang ayah, yang memberitahukan bahwa ibunya sakit keras, memaksa Sri, Dina, Andi, dan Rani pulang ke kampung halaman. Kunjungan untuk menjenguk itu justru menjadi gerbang malapetaka. Masa lalu yang kelam dan dosa-dosa terpendam yang selama ini dikubur Sri, bangkit menghantui. Kembalinya mereka bukan hanya tentang penyembuhan, tetapi juga tentang pembukaan luka lama. Kini, rahasia kelam itu mengancam untuk menghancurkan Sri dan seluruh keluarganya sekali lagi.
Pemain film “Kafir: Gerbang Sukma” terdiri dari Putri Ayudya sebagai Sri, Rangga Azof sebagai Andi, Nadya Arina sebagai Dina, Indah Permatasari sebagai Hanum, Asha Assuncao sebagai Rani, Arswendy Bening Swara sebagai Kakek, Sujiwo Tejo sebagai Jarwo, Teddy Syach sebagai Herman, Nova Eliza sebagai Laila, Muthia Datau sebagai Nenek, Totos Rasiti sebagai Seno, dan Fuad Idris sebagai Ki Rojo.
Selain sensasi horor karena santet dan iblis, kisah “Kafir: Gerbang Sukma” memiliki kisah cinta mati yang menuju dunia setan. Kemudian dilanjutkan dengan rasa kebencian dalam keluarga Sri dan kerinduan dari karakter Hanum kepada ibunya.
Nonton bareng bersama artis pemain film “Kafir: Gerbang Sukma” yang digelar sehari sebelum rilis resmi, diselenggarakan di Surabaya sebagai kota ketiga. Film horor ini unik karena hanya menampilkan penampakan hantu berupa orang mati dengan bekas kapak. Tidak ada penampakan hantu umum seperti pocong, kuntilanak, dan sejenisnya. Namun, keseruan dari aspek audio maupun visual film “Kafir: Gerbang Sukma” tetap dirasakan oleh penonton di Royal Plaza, Surabaya.info/red/pram

Berita Lainnya
Film Shaka oh Shaka Hadirkan Perjuangan Seorang Idola, Promosi Meriah di Surabaya
Pendapat Yunita: Diskriminasi Akibat Perbedaan Manusia dalam Film The Greatest Showman
Hopper: Inspirasi Cinta Lingkungan dari Pixar dan Disney