
Shalom bpk ibu dan saudara terkasih dalam Kristus..
Berikut ini saya share tentang pelaksanaan baptisan air yang kami adakan pada Sabtu, 25 Maret 2023.
Siang Pkl. 13.00, saya sudah berada di lokasi hotel Country Heritage Nginden Surabaya. Kami pesan dua kamar untuk memudahkan segala sesuatunya. Saya dan istri di kamar paling atas, 1906. Sementara putri kami Nara ada di kamar satunya bersama Fransisca, yang juga akan dibaptis.
Menjelang sore satu per satu tim dari GKKI Gideon Generation datang. Dimulai dari bpk. Risky selaku gembala sidang bersama Ribka sebagai pengerja gereja hadir untuk membantu pelayanan ini.
Tidak lama, bergabung juga Yulinus sebagai pengiring musik. Dia datang sambil membawa gitar akustik kesayangannya. Beberapa menit kemudian, hadir Sinta yang datang bersama mamanya. Mereka berdua sepulang kerja di Citraland. Kami memusatkan ibadah baptisan di kamar 1905 di lantai 3.
Pkl. 18.10, bpk. Johan dan Bu Lies, pasangan yang juga akan dibaptis sudah hadir bergabung. Setelah semua siap, ibadah pun dimulai. Ribka mulai memimpin pujian dengan lagu “Tetap Cinta Yesus”. Pujian sederhana ini seringkali kami bawakan untuk baptisan, bukan hanya karena lagunya mudah dinyanyikan tapi juga berisi komitmen yang kuat untuk mengikut Tuhan Yesus.
Renungan firman Tuhan disampaikan oleh Ps. Okky Rahardjo sebagai pengantar untuk menjadi pengikut Kristus. Ada tiga poin untuk menjadi pengikut Kristus yaitu menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi, bersedia dibaptis sebagai tanda lahir baru dan menjalani proses yang disebut dengan pikul salib sangkal diri.
Firman Tuhan diakhiri dengan doa komitmen menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi, khususnya bagi tiga orang yang dibaptis.
Setelah itu, petunjuk teknis tentang pelaksanaan baptisan disampaikan. Sampai di sini semua masih berjalan dengan lancar. Saya dan peserta baptis mulai berganti pakaian. Kami pun bersama turun ke bawah menuju kolam renang.
Ketika mendekati kolam renang, perasaan saya mulai tidak enak. Saya melihat pagar pembatas terkunci rapat. Rantai gembok melingkar tanpa ada celah. Saya bersama pak Gembala sidang segera menemui resepsionis. Disampaikan bahwa kolam renang belum bisa dipakai karena ada romantic dinner. Saya sempat menawar untuk memakai lima menit saja, tapi tidak diijinkan.

Saya berpikir kok jadi ada halangan tak terduga seperti ini ya. Apa yang salah. Tapi semua proses rohani sudah berjalan. Tinggal baptisan, tidak mungkin ditunda lagi. Oleh karena semua peserta baptisan sudah ada di lokasi. Tiba-tiba Roh Kudus ingatkan saya, bukankah di kamar mandi ada shower.
Kalau diguyur dengan shower, bukankah seluruh tubuh sudah kena semua. Pengertian baptisan kan tubuh kita ini dimandikan atau ditenggelamkan yang artinya seluruh bagian kena semua. Saya sampaikan pada pak gembala, dia pun setuju. Akhirnya saya sampaikan untuk kita kembali naik ke kamar atas kita baptisan menggunakan shower.
Prosesi baptisan pun mulai dilakukan. Fransisca mengawali baptisan ini. Saya melakukan baptisan didampingi pak Gembala yang mendukung dalam doa. Berikutnya pak Johan yang masuk ke kamar mandi. Diakhiri oleh Bu Lies sebagai peserta baptisan pamungkas.
Setelah semua peserta baptis mandi dan berganti baju, acara dilanjutkan dengan perjamuan kudus. Oleh karena sakramen perjamuan kudus ini hanya boleh diikuti setelah seseorang dibaptiskan.
Perjamuan Kudus dipimpin langsung oleh gembala sidang kami, Ps. Risky Mahendra. Peserta baptisan ini makan hosti dan minum anggur perjamuan kudus untuk pertama kalinya.
Setelah semua prosesi baptisan dilaksanakan. Acara pun berakhir menjelang Pkl. 19.30 setelah sebelumnya menerima surat baptisan. Bersyukur sekali acara boleh berjalan dengan baik dan satu per satu halangan dapat diatasi.
Kami juga bersyukur pada Tuhan. Semula kami mengira baptisan menggunakan shower akan menjadi kesalahan tersendiri. Namun tak terduga, pak Johan itu berkata kalau kakinya sedang sakit yang disebut dengan ‘mata ikan ‘. Kalau terkena air dalam waktu yang lama dan banyak tentu akan sakit sekali. Oleh karena masih dalam tahap perawatan.
Seperti Tuhan sudah atur semua tanpa kami sadari. Di tengah ada halangan untuk prosesi baptis selam, ternyata ada maksud Tuhan tersendiri untuk melindungi kaki bpk. Johan yang sakit.
Terima kasih atas perhatian dan dukungan doa dari teman-teman untuk pelaksanaan baptisan kali ini. Mari kita kerjakan dengan setia, apapun yang Tuhan percayakan. Tuhan Yesus memberkati
(Dalam kasihNya Okky Rahardjo. 26032023)

Berita Lainnya
UKKKP UNESA Undang UK3 Untag dalam Unesa Cup 2026
Mahasiswa Kampus Merah Putih Membangun Branding Digital UMKM Teh Kota & Anak Babi
Makan Gratis wujud Kasih Sesama Diakonia Gereja YHS Malang