
Surabaya – Agenda utama dalam Rapat UMum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPSLB ) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) Tahun 2022 di Ruang Bromo lantai 5 bankjatim Kantor Pusat Surabaya, Rabu (7/12/2022), adalah Perubahan Susunan Pengurus Perseroan, dimana mengangkat direksi baru yaitu Eko Susetyono sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Zulhelfi Abidin sebagai Direktur IT & Digital, serta pemberhentian dengan hormat Erdianto Sigit Cahyono sebagai Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko.
Selain itu terdapat pula perubahan Nomenklatur, yaitu Direktur Konsumer, Ritel dan Usaha Syariah menjadi Direktur Mikro, Ritel dan Menengah, Direktur Risiko Bisnis menjadi Direktur Manajemen Risiko, Direktur TI dan Operasi menjadi Direktur IT & Digital dan ada tambahan Direktur Operasi, Direktur Keuangan menjadi Direktur Keuangan, Tresuri dan Global Services, serta Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko menjadi Direktur Kepatuhan.
Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menyatakan , dengan adanya Perubahan Susunan Pengurus Perseroan, diharapkan mampu membawa perubahan bagi bankjatim ke arah yang lebih baik serta efektif dan efisien dalam meningkatkan kinerja demi mewujudkan perekononomian Jawa Timur yang lebih Sejahtera.
“Potensi bisnis bankjatim sangat besar, oleh sebab itu pihaknya tidak boleh berpuas diri.
Salah satu tujuan bankjatim adalah menggerakkan perekonomian di wilayah Jawa Timur. Jadi ke depannya bankjatim akan menangkap lebih banyak peluang demi mewujudkan hal tersebut. Berbagai terobosan telah kami lakukan agar mampu berkontribusi lebih baik terhadap perekonomian Jawa Timur, salah satunya adalah transformasi di berbagai bidang,” ujar Busrul.
Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Utama bankjatim Suprajarto memaparkan kinerja per Oktober 2022 yang mengalami peningkatan secara year on year. Total aset sebesar Rp 107 triliun atau naik 3,71% (yoy), sedangkan kredit yang diberikan sebesar Rp 46,12 triliun atau naik sebesar 8,39% (yoy), sementara itu Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 89,78 triliun atau naik 0,90% (yoy), dan laba bersih mencapai Rp 1,35 triliun atau meningkat 3,99% (yoy).
“Sedangkan untuk Rasio Keuangan bankjatim per Oktober 2022, CAR tercatat 22,67%, ROA 2,04%, ROE 15,77%, BOPO 73,78%, LDR 51,38%, NPL 3,70%,” papar Suprajarto. Info/red

Berita Lainnya
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Ada Yang Harganya Capai Rp 25 Ribu/Liter
Diskon Listrik 50 Persen PLN Hadir Lagi di April 2026
Gelar Rakernas di Senggigi,IHGMA Rumuskan Solusi Jitu Hadapi Tantangan Domestik Maupun Global