
Surabaya – Baksos pengobatan Akupuntur untuk para prajurit beserta anggotanya, digelar Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), PITI Jatim, PITI Surabaya, Perkumpulan Pengobat Tradisional Interkontinental Indonesia, Universitas Katolik Darma Cendika Surabaya, Perkumpulan Naturopatis Indonesia dan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, pada Kamis (6/10/22).
Gelaran pengobatan yang dimulai pukul 1 siang ini, mendapat sambutan antusias para prajurit. Mereka mendaftar terlebih dahulu, kemudian tim akupuntur melakukan terapi sesuai keluhan kesehatan yang dialami para prajurit. Setelah beberapa saat ditangani, mereka mengaku puas dengan pengobatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan H.M Cheng Hoo Indonesia dan PITI yang telah menggelar baksos pengobatan akupuntur. Ini sungguh bermanfat bagi kekuarga besar TNI. Terutama bagi anggota yang ada masalah dengan kesehatannya,” ujar Kolonel Inf. Tarmuji, S. Ag, Asmin KOGARTAP III / Surabaya.
Masih ujar Tarmuji bahwa acara baksos digelar dalam rangka memperingati HUT TNI Ke-77 dan diharapkan melahirkan hal-hal positif bagi anggota.
“Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan dalam hal kesehatan. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih,” ujarnya.
H. Abdullah Nurawi, Ketua Umum YHMCHI berharap acara baksos ini bukan yang terakhir, tapi akan terus dilaksanakan kedepannya, bekerjasama dengan TNI.
“Dengan acara ini, kami berharap pula agar TNI semakin kuat dan sehat,” kata Nurawi.
Sementara itu, Suryawan, SE., B. Med., M. Med, Ketua Perkumpulan Naturopatis Indonesia DPD Jatim, mengatakan, rata-rata peserta terapi mengalami keluhan nyeri pinggang, sakit kepala, kolesterol, dan darah tinggi.
“Untuk keperluan Baksos pengobatan akupuntur ini, kami menurunkan sebanyak 13 praktisi,” katanya.
Salah seorang peserta terapi akupuntur Kapten Laut (T) Helmi Irawan, Kasubsi Min Intel Sops Kogartap III/Surabaya mengatakan badannya terasa kaku-kaku, setelah sebelumnya melakukan olahraga. Karena itu, ia memutuskan untuk ikut terapi akupuntur.
“Urat-urat saya, rasanya kaku semua. Badan pegal-pegal. Alhamdulillah, selepas akupunktur, badan saya menjadi jauh lebih segar dan enteng,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, pihak YHMCHI dan PITI Surabaya memberikan penghargaan kepada seluruh pendukung kegiatan baksos.
Hadir dalam acara Alex Ketua I PITI Surabaya, Oei Tjing Yen Humas PITI Surabaya, Ustad Hasan Basri (Liem Fuk San) dan pengurus lainnya. info/red

Berita Lainnya
Tiket Konser Guns N’ Roses Jakarta 2026 Resmi Dijual Hari Ini
Aston Sidoarjo Hadirkan Coffee Series di Kayana Restaurant
Akhir Pekan Seru! Little Chef Ajak Anak Berkreasi di Sae Rassa Restaurant-Myze Hotel Sumenep