
“Tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.” (TB 1Kor 1:24)
INSPIRASI:
Yesus Kristus digambarkan sebagai “kekuatan Allah dan hikmat Allah” (1 Kor. 1:24). Ia memberitakan kehendak Allah. Hukum Taurat dan kitab para nabi dapat diringkas oleh Yesus menjadi perintah untuk mengasihi Allah dan sesama (Mat. 22:37-40).
Orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus dan mengambil arah dari perkataan-Nya akan mengalami bahwa Yesus adalah damai sejahtera mereka (Ef. 2:14). Orang-orang yang mengikut Yesus dan menjadikan-Nya titik pusat hidup mereka akan menerima kekuatan dan hikmat: kekuatan untuk mengalahkan kejahatan dan hikmat untuk menghargai tawaran ilahi akan keselamatan di dalam firman dan sakramen. Hikmat juga dapat memotivasi seseorang untuk mengikuti kehendak Allah dan untuk hidup sesuai dengan karunia-karunia keselamatan-Nya.
Mari memohon karunia hikmat dari Tuhan. Kita perlu lebih aktif untuk momohon hikmat. Dibutuhkan kesungguhan dan tindakan nyata untuk memperolehnya. Hikmat adalah anugerah Tuhan, tapi harus ada usaha kita. Tanpa upaya kita tidak mungkin mendapatkannya. Jika menyadari ini kita akan berusaha sedemikian rupa mengejarnya lebih dari mengejar harta duniawi.
“Karena hikmat lebih berharga dari pada permata, apapun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya.” (Amsal 8:11) Amin.

Berita Lainnya
YHS Leadership Conference 2026 Perkuat Kepemimpinan Berkarakter Kristus
Acala Ring Dharma Bhinneka Tunggal Ika, Tanpa Ragu di Jalan Dharma Bhinneka Tunggal Ika
GMS Kota Kupang Hadirkan Saat Teduh Bersama Ps Philip Mantofa