
Surabaya – Vegan Festival Terbesar di Dunia yang diselenggarakan selama 4 hari, yakni 8 – 11 Desember di Grand City Convex Surabaya dengan mengambil tema ‘Wonderland Indonesia’ ini meraih penghargaan MURI.
Awang Raharjo Perwakilan MURI menyerahkan langsung penghargaan tersebut dan diterima oleh Susanto Ketua IVS Jatim, didampingi Dr. Drs. Susianto, MKM President of World Vegan Organisation, Lewis Kosasih Ketua Panitia, dan Gito Sugiarto Direktur Grand City.
Penyerahan penghargaan MURI dilakukan pada saat acara pembukaan Vegan Festival Indonesia di panggung utama (8/12/22).
Sementara itu, pembukaan Festival Vegan dilakukan oleh Susiati, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim dengan memukul gong.
Selanjutnya pihak panitia menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Jatim yang diterima Susiati, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim. Juga memberikan kenang kenangan kepada Awang Raharjo Perwakilan MURI.
Acara malam itu dimeriahkan tarian dan nyanyian tradisional dengan disaksikan ratusan pengunjung mall.
Vegan Festival merupakan event berskala internasional yang bertujuan mensosialisasikan pola hidup sehat berbasis nabati (Vegan) di kehidupan masyarakat era modern.
Lewis Kosasih selaku Ketua Panitia, melaporkan penyelenggaran Vegan Festival ke-11 ini, diikuti 144 tenant, dengan luas tempat 4.902 meter persegi.
“Target peserta selama 4 hari pelaksanaan adalah 50.000 pengunjung. Disediakan 450 menu vegan yang bisa dinikmati pengunjung,” ujar Lewis.
Dr. Drs. Susianto, MKM President of World Vegan Organisation mengucapkan selamat atas penyelenggaraan Vegan Festival terbesar di dunia dan raihan MURI oleh IVS Surabaya serta IVS Jatim.
Susianto menceritakan dirinya telah mengunjungi Washington DC, Nepal dan India yang menyelenggarakan Vegan Festival, namun jumlah tenant masih sedikit.
Tapi di Amerika jumlah penduduk yang Vegan dan Vegetarian mencapai 50-an juta orang. Jumlah tersebut sama di Tiongkok. Sedangkan di India sebesar 500 juta orang. Di India terdapat 1 juta restoran Vegan Vegetarian.
“Perkembangan restoran Vegan dan Vegetarian di Indonesia sangat luar biasa. Pada tahun 1998 hanya ada 50 restoran Vegan dan Vegetarian. Tahun 2017 menjadi 2000 lebih Restoran Vegan dan Vegetarian, berdasarkan survey,” terang Susianto sebagai dokter gizi serta konsultan gizi.
Masih penjelasan Susianto, Bali adalah daerah yang ramah vegan nomor 2 di dunia. Sedangkan nomor 1 adalah Kota Chiang Mai, Thailand. Vegan tidak mengonsumsi susu dan telur, hanya nabati saja. Kalau vegetarian masih mengonsumsi susu dan telur.
Jumlah sekolah Vegan Vegetarian di Indonesia sebanyak 29, 7 rumah sakit Vegan Vegetarian, 4 Universitas Vegan Vegetarian, 4 hotel Vegan. “Tiga hotel Vegan ada di Ubud Bali,” imbuh Susianto yang dikenal sebagai dokter tempe.
“Kurangi pola makan hewani, perbanyak nabati jika ingin sehat. Tempe adalah super food dimana semua nutrisi baik ada di dalamnya,” ujar Dr. Susianto.
Susiati, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan, bahwa pemerintah Jatim mengapresiasi Festival Vegan Indonesia yang diselenggarakan sejak tahun 2012 oleh Indonesia Vegetarian Society (IVS) dan Vegan Society of Indonesia (VSI).
“Diharapkan Festival Vegan terbesar di dunia ini, bisa mendorong meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendongkrak sektor ekonomi di Jatim,” harap Susiati.
Selama 4 hari pelaksanaan Vegan Festival di Exhibition Hall Grand City Surabaya, pengunjung dapat mengikuti demo memasak, Medical Check Up, seminar kesehatan, workshop, lomba mewarnai, dan Talkshow dengan pembicara Kak Seto dan dr Susianto.
Pihak panitia juga menyediakan Grand Prize 4 motor Yamaha untuk pengunjung yang beruntung.
Ratusan Vegan Bazaar dan tenant bisa dikunjungi pengunjung setiap hari, serta menikmati langsung semua makanan Vegan dan Vegetarian bersama keluarga di area festival. Info/red

Berita Lainnya
Lewat Kejuaraan Padel HIPMI Jatim Kolaborasikan Program Entrepreneur Education dan Olahraga
IDSurvey, KAI, dan Pelindo Luncurkan Kampung Kreatif Cikandang Berbasis Bambu
Bogasari Baking Center Beri Pelatihan Puluhan UMKM di Surabaya