
Surabaya -Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menggelar Hari Studi Santo Thomas Aquinas 2026 dengan tema “Integrasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Tinggi: Tantangan Etis, Akademik, dan Moral”, Rabu (28/1/2026), di Widya Mandala Hall, Kampus Pakuwon City. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid.
Forum akademik tahunan yang diselenggarakan Lembaga Penguatan Nilai Universitas (LPNU) ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Alb. Dwiyoga Widiantoro, S.Kom., M.Kom., dari Unika Soegijapranata Semarang, serta RD. Dr. Ramon Antonio Eguia Nadres dari Fakultas Filsafat UKWMS.
Ketua LPNU UKWMS, Dr. Aloysius Widyawan, menyampaikan bahwa perkembangan generative AI membawa peluang besar dalam pembelajaran, penelitian, dan administrasi, namun juga menimbulkan tantangan serius terkait etika, integritas akademik, dan nilai kemanusiaan.
“AI membuka banyak peluang, tetapi juga menuntut tanggung jawab dalam menjaga etika dan integritas akademik,” ujarnya.
Dwiyoga menekankan pentingnya peran manusia dalam pemanfaatan AI agar tidak menimbulkan ketergantungan berlebihan. Sementara itu, RD. Dr. Ramon Nadres mengingatkan bahwa AI tidak dapat menggantikan kecerdasan manusia yang memiliki dimensi moral dan kemanusiaan.
Rektor UKWMS, apt. Sumi Wijaya, S.Si., Ph.D., menegaskan bahwa integrasi AI di lingkungan kampus harus berlandaskan nilai-nilai Katolik, dengan tetap menjunjung martabat manusia, kebenaran, dan tanggung jawab moral.
UKWMS berharap dapat menjadi pelopor dalam penyusunan kebijakan penggunaan AI yang etis, humanis, dan bertanggung jawab di pendidikan tinggi, serta mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengembangan manusia secara utuh. info/red

Berita Lainnya
PCU Beri Dukungan Pengembangan Usaha Bagi Petani Kopi di Malang
YPTA Surabaya Latih Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Sivitas Akademika
Bangun Bangsa: Sekolah Berasrama yang Menjadi Pelabuhan Harapan bagi Anak Berkebutuhan Khusus