10 June 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

UKWMS Beri Pendampingan Produsen Kerupuk Laut Kenjeran

9 / 100 SEO Score
UKWM krrupuk

Surabaya,pustakalewi com – Surabaya terkenal dengan Kenjeran sebagai salah satu destinasi wisata. Area Kenjeran mempunyai makanan khas kerupuk hasil laut sebagai buah tangan andalan. Kerupuk olahan hasil laut merupakan produk khas yang dihasilkan UMKM di wilayah Kenjeran Surabaya.

Produk ini merupakan produk yang selalu dicari oleh warga lokal maupun wisatawan, saat berkunjung ke Surabaya, maupun destinasi wisata yang ada di daerah Kenjeran. Tetapi sejak pandemi, penjualan UMKM ini mengalami penurunan, karena adanya pembatasan sosial yang diberlakukan pemerintah. 

“Dalam rangka menggerakkan kembali peluang dan kemampuan UMKM industri pengolah hasil laut setelah pandemic covid 19, maka dibutuhkan terobosan baru terkait upaya pemasaran yang dapat meningkatkan penjualan. Hal ini disebabkan karena UMKM masih menggunakan cara konvensional yaitu hanya menunggu konsumen untuk datang dan membeli, sedangkan produk yang dijual memiliki masa simpan yang terbatas,” ujar Dr. Margaretha Ardhanari, Dosen Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, selaku ketua tim pengabdian masyarakat. 

Margaretha menjelaskan, saat ini masih 15 UMKM di Kenjeran yang dilibatkan. Pemilihan 15 UMKM ini didasarkan pada niat dan minat untuk melakukan penguatan produk melalui PIRT dan Sertifikasi Halal. Selain itu keinginan yang kuat dari UMKM ini untuk belajar digital marketing, yang nantinya akan ditularkan pada UMKM yang lain di Kelurahan Sukolilo Baru.

Pendampingan UMKM oleh Unika Widya Mandala Surabaya ini sudah berlangsung sejak tahun 2013 yang diawali dengan adanya Hibah Misereor dari Jerman. Kemudian, kegiatan ini berlanjut sampai dengan saat ini, baik dengan menggunakan dari internal Unika Widya Mandala Surabaya maupun hibah Dikti.

“Berdasarkan permasalahan yang dihadapi UMKM saat ini, maka tim pengabdian pada masyarakat meracang pelatihan dan pendampingan dengan menggunakan strategi service learning yang melibatkan mahasiswa untuk terjun langsung ke komunitas dan membantu mereka untuk belajar mengenai hal-hal baru mengenai pemasaran digital,” tegas Margaretha.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang perlunya mengubah cara pandang pada penggunaan teknologi untuk memasarkan produk, mengenalkan berbagai media sosial dan market place yang dapat digunakan untuk memasarkan produk, memberikan orientasi tentang media promosi yang tidak berbayar sampai pada pembuatan akun produk pada media promosi, membuat foto produk dengan kamera handphone untuk konten media, menuliskan serta mengunggah konten singkat pada gambar foto di media sosial. 

Margaretha menambahkan, bahwa dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para UMKM produsen kerupuk hasil laut di Kenjeran menjadi melek digital dan terampil dalam memasarkan produk secara digital, yaitu melalui media sosial maupun market place. Info/red

9 / 100 SEO Score