
Surabaya – Tingginya tingkat kemacetan di Surabaya menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Surabaya, melalui Dinas Perhubungan menjelaskan, survei dan data vc ratio di Kota Surabaya cukup bagus, yaitu 0,6 berarti masih kondisi yang cukup bagus.
Untuk kecepatan rata-rata atau kecepatan antar kendaraan, berada di angka 40 sampai 41. Kemudian, terkait dengan adanya 63 jam atau waktu kehilangan akibat kemacetan, apabila dibagi menjadi 360 hari, maka sekitar 10 menit waktu yang terbuang di setiap kemacetan.
Wakil Walikota Surabaya Armuji mengajak untuk masyarakat menggunakan Trans Semanggi Surabaya bus untuk beraktivitas. “Mulai 1 Februari 2022 sudah beroperasi , sementara di Koridor 2 dengan rute Lidah Wetan, Karang Menjangan hingga ITS,” kata Armuji.
Dirinya menyebutkan, ada sekitar 17 unit armada yang diterjunkan dalam rute koridor 2 dengan jeda keberangkatan setiap 12 menit sekali. Untuk saat ini, masih gratis alias belum dipungut biaya. Namun harus tetap tap kartu E – money mandiri , BRIZZI , BNI dan tap Cash BCA.
“Kita ingin animo masyarakat untuk menggunakan transportasi umum meningkat , dengan rute yang sering dilalui dan jadwal keberangkatan yang jelas serta teratur,” tegas Cak Ji.
Trans Semanggi Suroboyo resmi di-launching Pemerintah Kota Surabaya dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Direktorat Angkutan Jalan, dalam acara Teman Bus di Balai Kota Surabaya, Rabu (29/12/2021).
Total ada 104 armada Trans Semanggi Suroboyo yang beroperasi di enam rute layanan dari pukul 05.00 – 21.00 WIB. Sementara masih di optimalkan di Koridor 2. Info/red

Berita Lainnya
Bangkitkan Soliditas dan kekuatan kebersamaan di dalam KPPM kota Surabaya
BEI Bidik Pilot dan Awak Kabin Pesawat Jadi Investor Saham
Bogasari Beri Pembekalan Guru SMKN 3 Kediri dengan Teknik Bakery Modern dan Olahan Pangan Lokal