
Surabaya – Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggelar Wisuda XVI yang diikuti 1.162 wisudawan selama dua hari (30 Oktober 2025 – 1 November 2025) di Hall Ciputra World Surabaya. Mengusung tema: Shaping a Future-Focused University for Tech-Enabled Entrepreneurs, wisuda ini menegaskan komitmen UC mencetak lulusan berjiwa entrepreneur yang adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi serta kecerdasan buatan dalam inovasi bisnis maupun sosial.
Rektor UC Surabaya, Prof. Dr. Wirawan E.D. Radianto, M.ScA., CA., Ak., menyatakan bahwa wisuda kali ini menjadi wujud transformasi UC menuju universitas masa depan yang berorientasi pada teknologi dan dampak sosial. “Kami ingin melahirkan generasi muda yang berpikir ke depan dan mampu mengintegrasikan teknologi dalam setiap langkah kewirausahaan mereka. Para wisudawan harus berani mengambil risiko dan menjawab tantangan zaman,” terang Prof. Wirawan.
UC juga terus memperkuat inovasi akademik melalui beragam skema tugas akhir, termasuk Research Jurnal, Internship (Get Hire Before Graduate), Karya Monumental, Skripsi, dan Project Bisnis. “Kami ingin mahasiswa menghasilkan karya berdampak nyata bagi masyarakat,” tambah Prof. Wirawan.
Sejumlah wisudawan hadir dengan kisah inspiratif. Empat mahasiswa International Business Management, Muhammad Akhva Aulia Nusantara, Andhika Putra Firmansyah, Muhammad Lazuardi Firdausa, dan Daffa Nushshar Ardhastya, mendirikan Garuda Futsal League (GFL), ajang futsal yang menggabungkan kompetisi profesional dan pembinaan pemain muda. “Kami ingin membangun ekosistem futsal yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Akhva.
Kisah lain datang dari Albert Esli dan Grace Milenia, pendiri LOGoFiliate, perusahaan digital marketing yang menjadi TikTok Affiliate Partner resmi dan membawahi lebih dari 1.200 kreator. “Kami belajar bahwa peluang selalu ada di sekitar kita, asal mau melihat dan bekerja keras,” kata Albert. Dosen pembimbing Dr. Timotius Febry Christian menilai kesuksesan mereka bukti bahwa “mimpi besar bisa lahir dari ruang kelas jika disertai visi dan konsistensi.”
Dari Program Studi Information System for Business, Edbert Chandradinata berhasil diterima di Philip Morris International bahkan sebelum wisuda. Ia mengembangkan aplikasi “Titipin” yang membantu efisiensi bisnis konsinyasi hingga 86%. “Kalau mau mengejar ketertinggalan, harus berani bertanya dan terus mencoba,” ujarnya. Kaprodi ISB, Indra Maryati, S.Kom., M.Kom., menyebut Edbert sebagai contoh mahasiswa yang berhasil mentransformasikan potensi menjadi profesional global.
Sementara itu, Ivana Clairine, wisudawan Fakultas Ilmu Komunikasi, langsung direkrut sebagai Promotion Manager di Rekata Studio milik sutradara Wregas Bhanuteja. “Saya tidak menyangka momen di Ciputra Film Festival bisa membuka jalan karier saya,” ujar Ivana. Kepala Prodi Ilmu Komunikasi, Patrisia Amanda Pascarina, M.A., menilai pencapaian tersebut sebagai bukti kuatnya ekosistem pembelajaran berbasis industri di UC.
Melalui berbagai kisah inspiratif itu, Universitas Ciputra menegaskan posisinya sebagai kampus entrepreneurship unggulan yang melahirkan generasi muda berkarakter, berdaya saing global, dan siap menciptakan perubahan nyata.info/red

Berita Lainnya
Telkom University Sulap Limbah Kotoran Kambing Jadi Pupuk Organik
Mahasiswa Untag Surabaya Hadirkan Inovasi Alat Cuci Tangan Otomatis di Wisata Sky Park Hill
UK3 Untag Surabaya Gelar Ibadah Perayaan Natal