
“Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” (1 Yohanes 4:4)
INSPIRASI:
Setiap orang percaya yang sudah terlahir baru mempunyai Roh Tuhan atau Roh Kudus tinggal di dalam hatinya. Tertulis demikian: “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” (1 Korintus 3:16). Roh Kudus yang ada di dalam diri kita, anak-anak Tuhan, menjadi kunci kemenangan kita sehingga kita dapat mengalahkan si jahat. Ini berarti kita telah mengalahkan si jahat dalam segala bentuk dan sikapnya. Namun mengapa masih banyak di antara kita yang ternyata kalah dan tak berdaya ketika menghadapi tipu muslihat Iblis? Karena kita tidak mengandalkan tenaga dan kuasa Yesus Kristus yang telah mengalahkan dosa dan maut. Kemenangan Kristus adalah kemenangan orang percaya yang hidupnya senantiasa mengandalkan diri pada Tuhan. Kita harus sepenuhnya berdiri di atas kebenaran firman Tuhan untuk dapat melawan dan mengalahkan tipu daya si Iblis. Jadi kemenangan atas kuasa si jahat dapat dialami oleh setiap orang percaya.
Untuk dapat memperoleh kemenangan kita harus percaya tentang kemenangan yang telah dibuat Tuhan Yesus dan kekalahan si Iblis. Jadi sebetulnya kita tak perlu berperang lagi melawan si Iblis sebab Alkitab sudah dengan tegas menyatakan bahwa Iblis telah dikalahkan oleh Kristus. Meski demikian, setiap hari kehidupan orang percaya tak pernah lepas dari peperangan rohani, tapi bukan peperangan mengalahkan Iblis itu sendiri, tapi melawan tipu muslihatnya.
Oleh karena itu “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” (Efesus 6:11-12). Percayalah bahwa Kristus telah mengalahkan Iblis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” (1 Korintus 15:54-55). Amin.

Berita Lainnya
Sudut Kamera Eagle Eye dan Frog Eye Perkuat Konflik Ibu-Anak di Film Na Willa
Meragukan MBG dan Satu Juta Rumah sebagai Penggerak Pertumbuhan 8 Persen
Kata Adalah Senjata