
Sidoarjo – Penyerapan Aspirasi Masyarakat yang merupakan program reses yang ketiga tahun 2017 dan acara sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) dipaparkan oleh Didik, ketua tim relawan Bala Guruh Sukarno Putra (BAGUS) di Dian Institute, Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Minggu (26/11) malam.
Terkait evaluasi pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) dan dilanjut evaluasi persiapan pencairan tahap yang kedua, menurut Didik bahwa proses pengajuan PIP pada bulan lima merupakan tahap pertama dan pencairan bulan sebelas.
“Program ini betul-betul perjuangan untuk rakyat dan siapa saja yang prioritas sasaran PIP pemegang PIP 2015 pemegang KPS yang ada dalam Dapodik dan siswa dari keluarga tidak mampu pemegang KPS/KKS yang belum menerima PIP 2015 serta siswa yang berasal dari rumah tangga peserta program keluarga harapan (PKH) non KPS,” papar Didik.
Tak hanya itu untuk siswa yang berstatus yatim piatu atau panti sosial, atau panti asuhan, dan siswa yang terkena dampak bencana alam dan siswa usia 6 hingga 21 tahun serta siswa miskin rentan miskin yang terancam putus sekolah dan peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan non formal lainya juga menjadi sasaran.
Selanjutnya dari anggota DPRD Provinsi Jatim dari Fraksi PDI perjuangan Dapil 1 (Surabaya – Sidoarjo), Agatha Retnosari, ST., menyampaikan bahwa penyerapan aspirasi masyarakat (Reses) dan program PIP ini memang sangat tepat buat masyarakat terutama bagi warga yang kurang mampu.
Reporter: Andri

Berita Lainnya
Lucy Kurniasari: Partai Demokrat Dukung Emil Dardak Tanpa Minta Jabatan
Empat Lurah Perempuan di Surabaya Dimutasi Akibat Tak Dapat Restu Suami
DPRD Kediri dan Pemerintah Godok Aturan Baru, Tempat Hiburan dan Rekreasi Akan Lebih Tertata