24 April 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Ratusan Bonsai Senilai Miliaran Dipamerkan di Banyuwangi

9 / 100 SEO Score
ipuk bonsai

Banyuwangi – Banyuwangi menjadi tuan rumah Kontes dan Pameran Bonsai Nasional 2022 yang berlangsung di Pantai Boom Marina, 31 Agustus-8 september 2022.

Sebanyak 600 bonsai dari berbagai daerah di tanah air dipamerkan dan apabila dirupiahkan mencapai senilai Rp 25 miliar.

Kontes dan pameran bonsai diinisasi oleh PPBI dan Pemkab Banyuwangi, diikuti 125 peserta yang berasal dari daerah berbagai provinsi di tanah air, mulai Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Riau, dan berbagai provinsi lainnya.

Berbagai tanaman bonsai mulai beringin, anting putri, santigi, jeruk kingkit, dan lainnya dipamerkan dalam event tersebut. Terdapat kelas prospek, pratama, madya, dan utama. Harga bonsai dibandrol mulai dari puluhan juta hingga Rp 500 juta.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir menyaksikan pameran dan berharap ada sharing ilmu dari kontes dan pameran. Menurut Ipuk bonsai dikenal memiliki nilai ekonomis tinggi yang menjanjikan. Ipuk meminta orang muda Banyuwangi terinspirasi dan tertarik budidaya bonsai.

“Bonsai bisa dikolaborasikan dengan program Jagoan Tani dari sisi budidaya dan kewirausahaanya. Dari kontes dan pameran ini, banyak kisah-kisah sukses yang bisa ditularkan pada anak-anak muda Banyuwangi,” tambah Ipuk.

Ketua Umum Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat Erwin Lismar, mengatakan dilihat dari jumlah peserta dan bonsai yang dipamerkan, Banyuwangi termasuk salah satu pameran yang terbesar.

“Kalau dihitung diperkirakan totalnya mencapai Rp 25 miliar,” katanya, Senin (5/9/2022) malam.

Erwin mengapresiasi antusiasme pameran di Banyuwangi. Menurutnya cukup sulit membuat kolektor atau penggemar bonsai mengeluarkan bonsai kesayangannya untuk ikut pameran.

“Tapi di Banyuwangi banyak penggemar bonsai yang mengeluarkan bonsai kesayangannya untuk ikut pameran,” kata Erwin mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemerintah Banyuwangi dalam acara ini dan berharap terus berkelanjutan.

Muhson Fatawi pembudidaya bonsai asal Banyuwangi, mengatakan bonsai memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan tidak membutuhkan modal serta lahan yang besar. Hanya membutuhkan ketekunan. “Tapi untungnya sangat besar. Dari bonsai saya bisa membeli mobil dan tanah,” kata Muhson.

“Saya hanya punya lahan 800 meter persegi untuk budidaya bonsai. Tapi saya telah menjual bonsai senilai setengah miliar, dan masih ada sisa bonsai setengah miliar yang belum terjual,” tambah Muhson. info/red

9 / 100 SEO Score