19 August 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Puan: Harkitnas, Momentum Masyarakat Bangkit dari Covid-19

10 / 100 SEO Score
Puan Maharani

Surabaya – Ketua DPR Puan Maharani menyebut peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2022, menjadi momentum masyarakat untuk bangkit dari pandemi Covid-19. Puan menilai kerja bersama yang telah dilakukan seluruh anak bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19 telah membuahkan hasil positif. Kini, Indonesia sudah bersiap memasuki masa endemi.

“Peringatan Harkitnas harus menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk segera bangkit dari Covid-19,” kata Puan Maharani dalam keterangannya, Jumat (20/5/2022).

Puan juga mengajak seluruh masyarakat mengobarkan semangat gotong royong pada Harkitnas yang diperingati setiap 20 Mei. Puan optimistis dengan gotong royong seluruh elemen bangsa, Indonesia bisa segera bangkit dari dampak pandemi Covid-19.

“Mari kita bersama meresapi makna Hari Kebangkitan Nasional dengan terus memperkokoh semangat gotong royong dalam membangun bangsa dan negara,” ujarnya.

Peringatan Harkitnas 2022 mengangkat tema “Ayo Bangkit Bersama”. Puan mengajak masyarakat untuk bersyukur, karena situasi pandemi Covid-19 sudah jauh lebih baik dibandingkan dua tahun lalu. Ia mengatakan sejak pandemi Covid-19 melanda, seluruh rakyat Indonesia menjalani kehidupan dalam kondisi yang penuh keprihatinan.

Puan menuturkan Covid-19 cukup banyak merenggut orang-orang terdekat. Tak sedikit rakyat Indonesia yang kehilangan mata pencaharian dan penghasilan selama pandemi Covid-19.

“Pembatasan mobilitas masyarakat juga berdampak pada kesehatan mental sebagian masyarakat. Desakan kebutuhan hidup di tengah himpitan situasi ekonomi yang belum membaik, tak jarang menimbulkan konflik dan kekerasan di dalam keluarga,” katanya.

Mantan Menko PMK ini mengatakan perekonomian nasional selama ini bisa bertahan, karena adanya kebijakan pemerintah yang didukung penuh oleh DPR. Misalnya dengan mengalokasikan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Menurut Puan, anggaran tersebut tak hanya ditujukan bagi kalangan pelaku usaha, tetapi juga difokuskan sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak langsung.

“Saat ini, sektor industri, pertanian, pariwisata, hingga ekonomi kreatif mulai menunjukkan pergerakan ke arah yang positif. Semangat untuk bangkit perlu terus dikobarkan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

“Berkat kerja keras seluruh rakyat Indonesia yang terus mau saling mendukung, bergotong royong, tantangan seberat apa pun mampu kita lalui bersama,” imbuh ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Meski begitu, Puan meminta semua pihak untuk tidak terbuai dan menekankan kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas. Berbagai kebijakan pemerintah pun diharapkan senantiasa mengedepankan unsur kehati-hatian. Pelonggaran penggunaan masker dinilai harus disikapi dengan bijaksana. “Masyarakat Indonesia juga perlu memiliki kewaspadaan dalam melakukan aktivitas guna mencegah risiko tertular penyakit,” ungkap Puan pada Harkitnas.

Oleh karena itu, Puan mengingatkan agar protokol kesehatan tetap harus diterapkan di seluruh wilayah dengan pengawasan yang bertanggung jawab. Hal itu bertujuan untuk menjaga kondisi kesehatan masyarakat agar pemulihan ekonomi semakin baik.

“Kita harus mempertahankan dan meningkatkan kondisi baik ini dengan kesadaran untuk saling menjaga dengan tetap disiplin melakukan gaya hidup yang sehat,” imbau Puan.

Dengan kedisiplinan tersebut, Puan optimistis pembangunan bangsa akan kembali membaik. Puan mengajak masyakat kembali mengingat perjuangan para pendahulu untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar.

“Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuat,” ujar Puan mengutip pernyataan Proklamator sekaligus Presiden pertama Soekarno.

Pada peringatan Harkitnas, Puan pun mengajak seluruh putra-putri bangsa untuk selalu merawat semangat persatuan seperti yang digagas oleh perkumpulan Boedi Oetomo. Dengan begitu, cita-cita para pendiri bangsa agar Indonesia menjadi negara maju dapat terwujud.

“Pada 20 Mei 1948, Bung Karno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai hari bangkitnya nasionalisme Indonesia. Semangat nasionalisme itu yang harus selalu kita jaga dalam membangun bangsa dan negara sehingga Indonesia bisa menjadi hebat,” tegas Puan. info/red

10 / 100 SEO Score