31 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Presiden Jokowi Resmikan RS Jenderal LB Moerdani Merauke

12 / 100 SEO Score
RS Moerdani Papua

Jayapura -;Setidaknya ada tiga infrastruktur baru yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Merauke, Minggu (03/10/2021) dalam rangkaian kunjungan ke Papua setelah membuka gelaran PON XX di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (02)10/2021).

Ketiga infrastruktur tersebut adalah Rumah Sakit Jenderal TNI LB Moerdani Distrik Margamulya,  Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota, dan Terminal Baru Bandar Udara Mopah. Acara peresmian ketiga sarana dan prasarana untuk masyarakat Merauke ini disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Bupati Merauke Romanus Mbaraka. 

“Alhamdulillah pada sore hari ini pembangunan Rumah Sakit Jenderal TNI LB Moerdani sudah selesai dan siap dimanfaatkan untuk melayani masyarakat, utamanya masyarakat di Kabupaten Merauke,” kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, RS LB Moerdani   dibangun sangat cepat, kurang lebih 20-an hari. Semula RS ini dibangun khusus untuk menangani secara cepat sebaran Covid-19 di Papua, khususnya di Kabupaten Merauke. 

Tetapi, karena kasus Covid-19 sekarang ini sudah melandai, RS ini dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan PON XX di Papua. Diharapkan, pasca PON nanti diharapkan RS ini bisa dimanfaatkan untuk melayani masyarakat yang ada. 

“Saya melihat rumah sakit ini memiliki fasilitas yang lengkap. Ada ruang rawat inap isolasi, karantina, laboratorium, IGD, OK, dan radiologi, dan juga farmasi yang sangat dibutuhkan untuk membantu penanganan-penanganan masyarakat yang sakit dengan pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah dan terjangkau,” ungkap Presiden.

Kepala Negara menjelaskan di masa pandemi sekarang ini, fasilitas kesehatan di semua negara sangat dibutuhkan. Terutama, di daerah-daerah yang sulit terjangkau, agar masyarakat terlayani ketika menghadapi masalah kesehatan. 

Presiden berpesan agar rumah sakit ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melayani seluruh masyarakat dengan pelayanan yang cepat dan nyaman.

“Saya rasa itu yang penting yang bisa saya sampaikan. Dan, dengan mengucap bismillahirrahimanirrahim, dengan nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Rumah Sakit Modular Jenderal TNI LB Moerdani, saya nyatakan diresmikan,” ujar Presiden menutup sambutannya. 

PLBN Terpadu Sota

Sementara itu Peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota di Kabupaten Merauke ditandai dengan pemukulan alat musik tifa khas Papua dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi. Ini dilakukan sesaat setelah Presiden memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Turut hadir di acara ini antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Menko Polhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Bupati Merauke Romanus Mbaraka, serta Bupati Asmat Elisa Kambu.

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan kawasan perbatasan adalah beranda depan Indonesia yang mewakili wajah bangsa. Kawasan ini harus terus dibangun agar bisa menjadi representasi kemajuan Indonesia yang membanggakan seluruh warga.

“Karena itu, sejak tujuh tahun terakhir saya telah memerintahkan untuk membangun kembali Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di berbagai titik di seluruh tanah air dengan wajah baru, dengan tampilan baru, dan juga yang paling penting dengan cara-cara pelayanan yang baru yang lebih baik, yang menjadi cerminan komitmen kita untuk membangun Indonesia dari kawasan perbatasan,” ungkap Presiden.

Menurut Presiden, Pos Lintas Batas Negara Terpadu Sota merupakan PLBN kedelapan yang dibangun di perbatasan-perbatasan Indonesia. PLBN kedua di Papua setelah PLBN Skouw di Jayapura.

PLBN Sota ini dibangun dengan konsep yang terintegrasi, memiliki fasilitas yang lengkap. Selain bangunan komersial, fasilitas umum dan sosial, PLBN ini dilengkapi mes pegawai, tempat ibadah, pasar, jalan pedestrian, area parkir, dan infrastruktur pendukung lainnya. 

Presiden berharap PLBN Sota ini akan memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih nyaman kepada masyarakat Indonesia, yang melintasi perbatasan Indonesia menuju Papua Nugini. Kepala Negara juga berharap PLBN Sota dapat  meningkatkan keamanan di wilayah perbatasan, serta mendorong pertumbuhan sentra-sentra perekonomian baru, dan membuat masyarakat di perbatasan semakin cinta dan bangga terhadap Negara Indonesia.

“Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim dengan nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pos Lintas Batas Negara Terpadu Sota saya nyatakan diresmikan,” kata Presiden.

“Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Semoga Tuhan memberkati kita,” ujarnya.

Sebelumnya Mendagri Tito Karnavian dalam laporannya mengatakan pembangunan PLBN Terpadu Sota merupakan bagian dari pembangunan 11 PLBN yang diinstruksikan Presiden Jokowi melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

“Kehadiran PLBN Sota merupakan awal dari pengembangan kawasan PLBN Sota sebagai kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di perbatasan negara yang dapat bermanfaat tidak hanya untuk masyarakat Papua tapi juga negara tetangga, Papua Nugini serta negara-negara Pasifik lainnya,” ujar Tito. 

Terminal Baru Bandara Mopah

Pada awal kunjungan kerjanya di Kabupaten Merauke, Minggu (03/10/2021), Presiden Jokowi   meresmikan Terminal Baru Bandar Udara (Bandara) Mopah. Presiden mengatakan sebagai negara besar dengan rentang wilayah yang sangat luas, Indonesia membutuhkan konektivitas agar bisa saling terhubung, yang mempersatukan sebagai satu bangsa.

“Memudahkan mobilitas orang, barang, dan jasa sehingga ekonomi kita akan semakin efisien, yang bisa meningkatkan daya saing negara kita dalam persaingan global. Itulah pentingnya infrastruktur,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, sejak tujuh tahun terakhir, pemerintah terus membangun dan mengembangkan bandara dan  pelabuhan untuk memperlancar konektivitas tol laut, serta membangun jalan di seluruh penjuru Tanah Air. Termasuk, pengembangan Bandara Mopah Merauke yang berada di ujung paling timur Indonesia. 

“Hari ini sudah selesai pembangunan terminal penumpang yang baru seluas 7.200 meter persegi dengan kapasitas 638 ribu penumpang per tahun. Ini sangat besar sekali. Dan, terminal baru ini kita harapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penumpang dan kita harapkan makin tertata, makin bersih, dan makin nyaman agar penumpang terlayani dengan baik di bandara ini,” ungkap Presiden. 

Ke depan, kata Kepala Negara, kapasitas terminal bandara ini akan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi yang ada. 

Presiden pun berpesan kepada Gubernur dan terutama Bupati Merauke agar memanfaatkan bandara ini sebaik-baiknya dan mendorong lahirnya sentra-sentra ekonomi baru di Kabupaten Merauke dan sekitarnya, serta meningkatkan daya saing daerah dalam ekspor dan investasi. “Sehingga betul-betul bisa bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Merauke dan umumnya kemajuan Tanah Papua,” ujarnya. 

Sebelumnya Menhub Budi Karya Sumadi memaparkan bahwa pihaknya telah melakukan tahap pertama dari tiga tahap pengembangan Bandara Mopah yang direncanakan. Saat ini Bandara Mopah sudah bisa didarati pesawat jenis Boeing 737 dan Airbus 320. 

“Kami ke depan akan mengembangkan ini lebih jauh, lebih besar. Bandara ini bukan sekadar berkaitan dengan pergerakan penumpang tapi juga pergerakan logistik, mengaitkan bagaimana tol laut yang dari Indonesia bagian barat ke Merauke dan kita teruskan ke puncak-puncak, daerah-daerah kabupaten yang membutuhkan logistik dan sudah memberikan hasil yang baik,” ujar Menhub. 

Lebih jauh Menhub Budi menjelaskan, Bandara Mopah ini juga sangat berperan dalam pendistribusian logistik untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di mana Kabupaten Merauke menjadi salah satu tuan rumahnya. “Logistik dari PON XX juga melalui Merauke juga sangat banyak,” ujarnya. 

Menhub Budi menyampaikan bahwa pemerintah juga akan terus membangun dan mengembangkan sejumlah bandara di Papua dan Papua Barat, tak hanya di Merauke. “Selain bandara ini, kami tengah membangun beberapa bandara, di antaranya Bandara Ewer di Asmat, Bandara Mozes Kilangin di Timika, Bandara Siboru di Fakfak, Bandara Douw Aturure di Nabire. Ini akan meningkatkan konektivitas menjadi lebih baik,” ungkap Menhub. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, serta Bupati Merauke Romanus Mbaraka. Info/red

12 / 100 SEO Score